Guru Sekolah Dasar Ditemukan Tewas Terikat di Bogor, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan oleh Orang Terdekat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Pribhumi.com – Kepolisian mengungkap perkembangan terbaru terkait penemuan jasad seorang perempuan berinisial AF (41) di wilayah Gunungputri, Kabupaten Bogor. Korban yang diketahui berprofesi sebagai guru sekolah dasar itu diduga menjadi korban pembunuhan, dengan pelaku yang disinyalir berasal dari lingkaran terdekatnya.

Kapolsek Gunungputri, Kompol Aulia Robby, mengatakan bahwa hingga kini pelaku belum berhasil diamankan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga memiliki hubungan personal dengan korban.

Baca Juga :  Oknum Brimob Diduga Aniaya Pelajar hingga Meninggal, Jalani Sidang Etik di Polda Maluku

“Pelaku masih dalam pencarian. Berdasarkan pendalaman awal, diduga merupakan orang dekat korban,” ujar Aulia, Selasa (27/1/2026).

Pihak kepolisian telah melakukan berbagai upaya, termasuk menghubungi keluarga terduga pelaku dan memantau lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaannya di wilayah Depok. Penelusuran intensif terus dilakukan untuk mengungkap motif dan kronologi kejadian secara utuh.

Jasad korban ditemukan pada Sabtu, 6 Desember 2025, di Jalan Desa Tlanjungudik, Kecamatan Gunungputri. Saat ditemukan, kondisi korban memprihatinkan dengan tangan terikat serta mengenakan jas hujan berwarna biru. Warga setempat sebelumnya sempat melihat korban berboncengan dengan seorang pria.

Baca Juga :  Ketua DPRD Magetan Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Rp242 Miliar, Langsung Ditahan

Hasil pemeriksaan awal menemukan adanya luka-luka pada tubuh korban yang menguatkan dugaan tindak pidana pembunuhan. Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami bukti-bukti dan keterangan saksi untuk mempercepat pengungkapan kasus tersebut.

“Kami memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan profesional untuk mengungkap pelaku serta motifnya,” tegas Aulia.

Berita Terkait

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji
Penyelundupan 375 Gram Emas Ilegal Digagalkan di Bandara Sultan Thaha Jambi
Warga Muaro Jambi Gagal Umrah Diduga Tertipu Travel
Oknum Kades Ditahan Polisi Terkait Dugaan Korupsi APBDes 2019-2023
Eks Ketua KONI Dituntut 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah
Bareskrim Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Tambang Emas Ilegal dan TPPU
Dedi Mulyadi Wacanakan Pajak Kendaraan Dihapus, Diganti Sistem Jalan Berbayar
Dua Pelaku Penipuan Emas Palsu di Jambi Ditangkap, Korban Rugi Jutaan Rupiah

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00 WIB

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:00 WIB

Penyelundupan 375 Gram Emas Ilegal Digagalkan di Bandara Sultan Thaha Jambi

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:00 WIB

Warga Muaro Jambi Gagal Umrah Diduga Tertipu Travel

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:00 WIB

Oknum Kades Ditahan Polisi Terkait Dugaan Korupsi APBDes 2019-2023

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00 WIB

Eks Ketua KONI Dituntut 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah

Berita Terbaru

Pendidikan

Beasiswa Garuda 2026 Gelombang 2 Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:00 WIB

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB