Warga Muaro Jambi Gagal Umrah Diduga Tertipu Travel

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com – Impian untuk menunaikan ibadah umrah bersama keluarga harus pupus. Warga Tempino, Kabupaten Muaro Jambi itu diduga menjadi korban penipuan travel umrah setelah uang tabungan puluhan tahun yang dikumpulkannya raib.

Pria berusia 38 tahun tersebut seharusnya berangkat umrah bersama istrinya, Endang (40), dan neneknya, Umi Kalsum (68), menggunakan paket umrah penuh selama Ramadan 2026.

“Saya sedih, harusnya berangkat umrah sebulan penuh Ramadan bersama istri dan nenek,” ujar Sazli saat menceritakan pengalamannya.

Tabungan 16 Tahun Raib

Sazli mengaku mengenal travel umrah tersebut dari brosur daring yang dikirim teman istrinya. Setelah tertarik dengan penawaran paket umrah, dirinya kemudian menghubungi pihak travel dan memilih paket umrah full Ramadan selama 30 hari.

Ia awalnya membayar uang muka sebesar Rp7 juta sebelum akhirnya melunasi seluruh biaya perjalanan.

Total uang yang dibayarkan mencapai Rp116 juta untuk tiga orang jamaah.

Menurut Sazli, uang tersebut merupakan hasil tabungan selama dirinya bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Pertanian Provinsi Jambi sejak tahun 2010 hingga kini berstatus PPPK paruh waktu.

Baca Juga :  Rumah Reyot Keluarga Abdul Gani di Sungai Penuh: Harapan yang Tak Kunjung Datang

Sementara sang istri diketahui bekerja sebagai guru Sekolah Dasar di Muaro Jambi.

Sudah Manasik dan Gelar Walimatus Safar

Setelah pembayaran lunas, pihak travel sempat memberikan perlengkapan umrah seperti tas, kain ihram, dan perlengkapan lainnya sehingga membuat para jamaah semakin yakin.

Sazli bersama keluarga dijadwalkan berangkat pada 14 Februari 2026. Bahkan mereka telah mengikuti manasik umrah dan menggelar doa bersama atau walimatus safar pada 4 Februari 2026.

“Orang kampung sudah tahu semua mau berangkat. Sekarang banyak yang bertanya kenapa belum jadi berangkat,” tuturnya dengan nada sedih.

Mulai Curiga Karena Visa Tak Kunjung Keluar

Menjelang jadwal keberangkatan, Sazli mulai merasa ada yang janggal karena visa umrah belum diterima.

Ia bersama ratusan jamaah lain kemudian mempertanyakan hal tersebut kepada pihak travel.

Pada 15 Februari 2026, pihak travel mempertemukan seluruh jamaah di salah satu hotel di Kota Jambi dan menyampaikan alasan keterlambatan karena visa belum semuanya selesai diproses.

Baca Juga :  Marwah Pemangku Adat Jati Harus Dikembalikan, Aktivis Adat Sampaikan Seruan

Menurut penjelasan pihak travel saat itu, baru sekitar 100 visa jamaah yang telah keluar.

Namun setelah pertemuan tersebut, para jamaah mengaku tidak lagi mendapat kepastian keberangkatan.

Dilaporkan ke Polda Jambi

Karena direktur travel sulit dihubungi dan kantor travel disebut telah kosong, Sazli akhirnya melaporkan dugaan penipuan tersebut ke pada 26 Februari 2026.

Laporan itu tercatat dengan nomor: LP/B/76/II/SPKT/Polda Jambi.

Sazli berharap aparat kepolisian dapat mengusut kasus tersebut secara profesional dan memberikan kejelasan bagi para jamaah yang merasa dirugikan.

“Kami berharap ada kepastian dan perkembangan dari laporan ini,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi, , membenarkan adanya laporan dugaan penipuan travel umrah tersebut.

Ia menyebut kasus tersebut saat ini tengah ditangani penyidik Ditreskrimum Polda Jambi dan sejumlah pihak telah dimintai keterangan.

Editor : Safwandi.,Dpt

Berita Terkait

Jejak Pengabdian di Kerinci Berakhir, Langkah AKP Very Prasetyawan Berlanjut ke Tebo
HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi
H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030
Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat
Polemik Yayasan Nurul Quran Kerinci Memanas, Aderman dan Yayasan Beda Versi soal Rapat Perubahan Akta”
Sidang Putusan Perkara MDR Ditunda, PN Sungai Penuh Jadwalkan 26 Agustus
Duplik Terdakwa dan Replik JPU Berseberangan, Perkara MDR Segera Diputus Hakim
Ombudsman Jambi Selesaikan 95,5 Persen Laporan Masyarakat hingga Triwulan II 2026

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Jejak Pengabdian di Kerinci Berakhir, Langkah AKP Very Prasetyawan Berlanjut ke Tebo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:03 WIB

HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:24 WIB

H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Polemik Yayasan Nurul Quran Kerinci Memanas, Aderman dan Yayasan Beda Versi soal Rapat Perubahan Akta”

Berita Terbaru