JAMBI, Pribhumi.com – Kabar baik bagi pelajar Indonesia yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Program Beasiswa Garuda 2026 gelombang 2 dalam waktu dekat akan kembali dibuka untuk jenjang sarjana atau S1.
Melalui program ini, para siswa berprestasi berkesempatan menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi luar negeri dengan dukungan pembiayaan penuh, mulai dari biaya kuliah hingga kebutuhan pendukung selama studi.
Berdasarkan panduan resmi Beasiswa Garuda Sarjana, terdapat sejumlah persyaratan umum yang wajib dipenuhi calon pendaftar.
Peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan dokumen identitas resmi seperti KTP, KK, kartu identitas anak, atau paspor.
Selain itu, pelamar merupakan siswa aktif kelas 12 SMA, SMK, atau MA. Peserta juga diwajibkan termasuk siswa eligible Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang dibuktikan melalui surat keterangan kepala sekolah beserta nilai rapor semester 1 hingga semester 5.
Bagi siswa yang tidak mengikuti SNBP, pihak sekolah dapat menerbitkan surat keterangan tambahan yang menjelaskan bahwa siswa tersebut merupakan peserta berprestasi dan memiliki rencana melanjutkan studi ke luar negeri.
Untuk program kuliah luar negeri, calon penerima beasiswa wajib memiliki sertifikat kemampuan bahasa asing yang masih berlaku. Persyaratan bahasa Inggris di antaranya:
IELTS minimal 6,5 dengan tiap band minimal 6,0
TOEFL iBT minimal 80
PTE Academic minimal 58
Sementara itu, untuk negara tujuan dengan bahasa selain Inggris, peserta harus memenuhi standar kemampuan bahasa sesuai negara tujuan, seperti:
Bahasa Prancis minimal level B2
Bahasa Spanyol minimal level B1
Bahasa Mandarin HSK 4 dengan skor minimal 180
Bahasa Jepang minimal JLPT N3
Bahasa Jerman minimal level C1
Khusus program joint degree dan double degree dalam negeri, ketentuan kemampuan bahasa Inggris lebih rendah, yakni:
IELTS minimal 6,0
TOEFL ITP minimal 500
TOEFL iBT minimal 61
PTE Academic minimal 50
Bagi pelamar penyandang disabilitas, terdapat dokumen tambahan yang harus dilampirkan, seperti surat keterangan disabilitas dari fasilitas kesehatan, surat persetujuan orang tua bermeterai, hingga surat permohonan pendampingan sesuai kebutuhan.
Selain itu, seluruh peserta wajib menyertakan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan pemerintah dengan masa berlaku maksimal enam bulan sebelum pendaftaran.
Peserta juga harus menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran LPDP dan bersedia tidak menerima beasiswa lain dengan komponen pendanaan serupa setelah ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Garuda.
Adapun jadwal pelaksanaan Beasiswa Garuda Sarjana 2026 gelombang 2 meliputi:
Pendaftaran: 25 Mei – 25 Juni 2026
Seleksi administrasi: 25 Juni – 10 Juli 2026
Tes bakat skolastik: 25 – 30 Juli 2026
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 5 Agustus 2026
Program Beasiswa Garuda juga memberikan berbagai komponen pembiayaan kepada penerima manfaat.
Pada komponen dana pendidikan, penerima akan memperoleh biaya kuliah, biaya pendaftaran, hingga tunjangan buku.
Sedangkan pada dana pendukung, beasiswa mencakup biaya transportasi, biaya pengurusan visa, asuransi kesehatan, biaya kedatangan, serta biaya hidup bulanan selama menempuh pendidikan.
Informasi lengkap mengenai program ini dapat diakses melalui [Beasiswa Garuda](https://beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id/?utm_source=chatgpt.com). Calon peserta diimbau menyiapkan seluruh dokumen persyaratan sejak dini agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Editor : Safwandi., Dpt






