Kementerian PU Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Brebes, Dukung Akses Sekolah Rakyat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung pendidikan dengan memasang Jembatan Bailey di Desa Walahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Proyek jembatan sepanjang 90 meter ini ditujukan untuk memperlancar akses menuju lokasi pembangunan program Sekolah Rakyat Tahap II di wilayah tersebut. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri PU, Dody Hanggodo, guna memastikan kelancaran distribusi material dan mobilitas selama proses konstruksi berlangsung.

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan melalui sinergi antara Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta bersama Direktorat Jenderal Prasarana Strategis.

Menurut Dody, konektivitas jalan dan jembatan menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, termasuk mempercepat pembangunan fasilitas pendidikan.

Baca Juga :  Pendaftaran Beasiswa Garuda S1 Diperpanjang hingga 31 Maret 2026, Kesempatan Emas bagi Calon Mahasiswa

“Pemerintah berkomitmen mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk mengatasi kendala akses di lapangan. Kami akan memastikan proyek ini selesai tepat waktu, sesuai kualitas, dan efisien dari sisi biaya,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Program Sekolah Rakyat Tahap II di Brebes merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Fasilitas ini ditargetkan mulai digunakan pada tahun ajaran baru 2026.

Pemasangan jembatan telah dimulai sejak 27 April 2026. Hingga kini, progres pembangunan menunjukkan abutment 2 telah rampung 100 persen, sementara abutment 1 telah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan segera selesai. Di saat bersamaan, proses perakitan alat pancang juga tengah berjalan.

Baca Juga :  Libur Sekolah Ramadan–Lebaran 2026 Capai 24 Hari, Ini Rinciannya

Secara teknis, jembatan ini memiliki panjang 90 meter dengan lebar 4 meter dan mampu menahan beban hingga 25 ton. Meski bersifat sementara, infrastruktur ini dirancang untuk menunjang lalu lintas kendaraan serta distribusi material konstruksi.

Untuk mempercepat pekerjaan, sejumlah alat berat dan material telah dikerahkan, termasuk dua unit excavator, satu tandem roller, dua set alat pancang, puluhan pipa baja, serta komponen lengkap Jembatan Bailey beserta tenaga kerja.

Dengan percepatan ini, pemerintah berharap akses menuju lokasi proyek semakin lancar sehingga pembangunan Sekolah Rakyat dapat selesai sesuai jadwal.

Kementerian PU juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur prioritas melalui kolaborasi lintas sektor, agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas.

Berita Terkait

Batas Aktivasi Rekening BSU dan Insentif Guru Diperpanjang hingga 30 Juni 2026
Lulusan Ilmu Keolahragaan Tak Hanya Jadi Guru, Ini 7 Prospek Karier Menjanjikan
Jejak Perjuangan R.A. Kartini: Dari Pingitan hingga Pelopor Emansipasi Perempuan
25 Universitas Terbaik di Inggris 2026: Panduan Penting bagi Pelajar Indonesia
Beasiswa Akselerasi Magister LPDP 2026 Dibuka, Kuliah S1 Langsung Lanjut S2 ke Luar Negeri
Studi Denmark Ungkap Pubertas Anak Kini Datang Lebih Cepat, Ini Penyebab dan Risikonya
Beasiswa Santri 2026 Dibuka! Kuliah Gratis S1 Plus Uang Saku, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
15 Jurusan Favorit di Universitas Jambi dengan Daya Tampung Terbesar SNBT 2026

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:00 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Brebes, Dukung Akses Sekolah Rakyat

Selasa, 28 April 2026 - 13:00 WIB

Batas Aktivasi Rekening BSU dan Insentif Guru Diperpanjang hingga 30 Juni 2026

Kamis, 23 April 2026 - 15:00 WIB

Lulusan Ilmu Keolahragaan Tak Hanya Jadi Guru, Ini 7 Prospek Karier Menjanjikan

Selasa, 21 April 2026 - 11:00 WIB

Jejak Perjuangan R.A. Kartini: Dari Pingitan hingga Pelopor Emansipasi Perempuan

Kamis, 9 April 2026 - 07:23 WIB

25 Universitas Terbaik di Inggris 2026: Panduan Penting bagi Pelajar Indonesia

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:54 WIB