LombokTengah, Pribhumi.com — Pembalap Indonesia Sean Gelael mengalami nasib kurang beruntung pada race 2 ajang GT World Challenge Asia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Minggu siang.
Sean terpaksa mengakhiri balapan lebih awal setelah mobilnya keluar lintasan dan masuk ke area gravel atau kerikil pada lap kedua. Insiden ini terjadi usai kontak dengan pembalap asal China, Adderly Fung.
Mengawali lomba dari posisi keenam, Sean sempat kehilangan satu posisi di awal balapan sehingga harus berjuang lebih keras untuk kembali ke barisan depan. Namun, upayanya terhenti ketika insiden terjadi tak lama setelah start.
Dalam keterangannya kepada reporter SRO, Sean mengaku tidak sepenuhnya memahami penyebab benturan tersebut. Ia menduga lawannya tidak menyadari posisinya di lintasan.
“Saya merasa dia tidak melihat posisi saya di belakang, lalu menutup ruang sehingga terjadi kontak,” ujar Sean.
Akibat kejadian itu, mobil Sean tergelincir keluar lintasan dan tak dapat melanjutkan balapan. Petugas lintasan pun segera mengibarkan bendera kuning sebagai tanda peringatan bagi pembalap lain untuk mengurangi kecepatan.
Hasil ini menjadi kontras dengan performa Sean pada race sebelumnya. Pada race 1 yang digelar Sabtu (2/5), ia berhasil naik podium ketiga setelah memulai balapan dari posisi terdepan usai tampil dominan dalam sesi kualifikasi.
Insiden di Mandalika ini menjadi pelajaran penting bagi Sean dan tim untuk menghadapi seri berikutnya dalam musim GT World Challenge Asia 2026.






