Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com — Sebuah riset terbaru mengungkap fenomena menarik di Eropa: figur monarki yang tidak terlibat langsung dalam kebijakan justru memiliki tingkat kepercayaan publik lebih tinggi dibanding para pemimpin politik.

Berdasarkan data dari Morning Consult yang diolah oleh Visual Capitalist, pola ini terlihat konsisten di delapan negara Eropa. Dalam seluruh sampel, kepala negara simbolik selalu mencatatkan tingkat persetujuan lebih tinggi dibanding pemimpin pemerintahan—tanpa pengecualian.

Fenomena ini dinilai berkaitan dengan peran monarki yang berada di luar dinamika kebijakan publik. Para raja tidak terlibat dalam keputusan krusial seperti inflasi, imigrasi, maupun layanan publik, sehingga terhindar dari dampak negatif kebijakan.

Sebaliknya, pemimpin terpilih harus menghadapi tekanan politik secara langsung. Setiap kebijakan yang diambil membawa konsekuensi, baik dukungan maupun kritik, yang pada akhirnya memengaruhi tingkat popularitas mereka.

Baca Juga :  Bahasa Kerinci, Warisan Melayu Kuno yang Tetap Hidup di Jantung Sumatra

Di Inggris, Charles III mencatat tingkat persetujuan sebesar 53 persen, jauh di atas Perdana Menteri Keir Starmer yang hanya 27 persen. Selisih ini mencapai 26 poin.

Hal serupa terjadi di Belanda, di mana Willem-Alexander memperoleh 63 persen, sementara Rob Jetten berada di angka 28 persen.

Di Norwegia, Harald V mencatat 61 persen, sedangkan Perdana Menteri Jonas Gahr Støre berada di 31 persen. Belgia menunjukkan selisih lebih besar, dengan Philippe di 66 persen dan Bart De Wever di 35 persen.

Sementara itu di Swedia, Carl XVI Gustaf mencatat 55 persen, dibandingkan Perdana Menteri Ulf Kristersson di 38 persen.

Spanyol menjadi contoh paling mencolok. Felipe VI meraih tingkat persetujuan 76 persen, hampir dua kali lipat dari Perdana Menteri Pedro Sánchez yang berada di 38 persen.

Baca Juga :  Berikut 17+8 tuntutan rakyat!

Di Denmark, Frederik X mencatat angka tertinggi yakni 80 persen, sementara Mette Frederiksen berada di 43 persen. Luksemburg menjadi negara dengan selisih paling kecil, namun tetap signifikan, dengan Henri di 69 persen dan Luc Frieden di 49 persen.

Hasil ini menunjukkan bahwa figur simbolik cenderung lebih mudah mempertahankan citra positif karena tidak terseret dalam konflik kebijakan. Sementara itu, pemimpin politik harus berhadapan langsung dengan konsekuensi dari setiap keputusan yang diambil.

Dalam konteks Eropa modern, tingkat popularitas ternyata tidak selalu mencerminkan besarnya kekuasaan. Sosok yang paling disukai publik justru bukan pihak yang paling menentukan arah kebijakan negara.

Berita Terkait

HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi
Debalang Sungai Penuh dan Kerinci Hadiri Mubes Perdana, Perkuat Komitmen Jaga Marwah Adat
H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030
Ramli Taha Dorong Debalang Jambi Bangun Fondasi Organisasi hingga Tingkat Kabupaten dan Kota
Jaga Adat Lamo Pusako Usang, Luhah Depati Kepalo Sembah Tegaskan Musyawarah dan Amanah Adat
Luhah Depati Kepalo Sembah Tegaskan Struktur Paramenti Tigo Luhah Semurup Berpedoman pada ico Pakai
“Batakah Naik, Berjenjang Turun”, Safwandi Ungkap Tata Cara Penyelesaian Persoalan Adat Kerinci
H.A. Bakri HM Wafat, Duka Menyelimuti Jambi, Tugas Negara Harus Tetap Berlanjut.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Debalang Sungai Penuh dan Kerinci Hadiri Mubes Perdana, Perkuat Komitmen Jaga Marwah Adat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:24 WIB

H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Ramli Taha Dorong Debalang Jambi Bangun Fondasi Organisasi hingga Tingkat Kabupaten dan Kota

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Jaga Adat Lamo Pusako Usang, Luhah Depati Kepalo Sembah Tegaskan Musyawarah dan Amanah Adat

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Luhah Depati Kepalo Sembah Tegaskan Struktur Paramenti Tigo Luhah Semurup Berpedoman pada ico Pakai

Berita Terbaru