Ketua Komisi III DPR Usul Larangan Afiliasi Ormas bagi Anggota Polri Masuk RUU Polri

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com – Wacana pengaturan keterlibatan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam organisasi kemasyarakatan (ormas) mencuat dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menilai aturan tersebut penting untuk menjaga citra netralitas institusi kepolisian.

Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI yang membahas berbagai masukan terkait RUU Polri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Menurut Habiburokhman, netralitas anggota Polri tidak hanya berkaitan dengan politik praktis maupun pelaksanaan pemilu. Ia menilai afiliasi anggota Polri terhadap organisasi tertentu juga berpotensi menimbulkan persepsi keberpihakan di tengah masyarakat.

Ia mencontohkan, apabila seorang anggota atau pimpinan Polri secara terbuka menyatakan diri sebagai bagian dari ormas tertentu, maka hal tersebut bisa memunculkan rasa ketidakadilan dari kelompok masyarakat lainnya yang juga merupakan bagian dari bangsa Indonesia.

Baca Juga :  DPR Sahkan Revisi UU Perlindungan Saksi dan Korban, Seluruh Fraksi Sepakat

“Polri adalah institusi yang melayani seluruh warga negara tanpa membedakan latar belakang organisasi, kelompok, maupun golongan. Karena itu, penting untuk memastikan tidak ada kesan keberpihakan kepada pihak tertentu,” ujarnya.

Habiburokhman juga menyoroti posisi Kapolri yang harus dipandang sebagai pemimpin bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, identitas organisasi yang melekat pada seorang pejabat kepolisian berpotensi memunculkan persepsi yang tidak diinginkan.

Oleh sebab itu, ia mempertanyakan apakah pengaturan terkait afiliasi organisasi bagi anggota Polri dapat dimasukkan ke dalam regulasi yang sedang dibahas agar prinsip netralitas institusi semakin kuat.

Sementara itu, Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan, menyambut positif gagasan tersebut. Ia menilai Polri memang harus tetap ditempatkan sebagai institusi yang berdiri di atas semua golongan dan kepentingan kelompok.

Baca Juga :  Israel Klaim Kuasai Hampir Seluruh Wilayah Udara Teheran

Menurut Cecep, menjaga netralitas Polri merupakan hal yang sangat penting demi mempertahankan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum tersebut.

Meski demikian, ia berpendapat pengaturan teknis mengenai hubungan anggota Polri dengan organisasi tertentu tidak harus dituangkan secara rinci dalam RUU Polri. Ketentuan tersebut, kata dia, dapat diatur lebih lanjut melalui peraturan pemerintah atau aturan pelaksana lainnya.

Dengan demikian, prinsip netralitas Polri tetap terjaga tanpa harus membebani undang-undang dengan pengaturan yang terlalu detail. Namun, usulan tersebut dinilai layak menjadi catatan penting dalam pembahasan revisi regulasi kepolisian ke depan.

Berita Terkait

Harta Kekayaan Prabowo Tembus Rp 2 Triliun, Ini Deretan Mobil di Garasinya
PDIP Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, Yusril Tegaskan Pemerintah Bersikap Pasif
Kontroversi Pernyataan Amien Rais soal Kedekatan Prabowo dan Teddy, Picu Polemik Publik
Partai Ummat Tegaskan Pernyataan Amien Rais Bersifat Pribadi, Relawan Prabowo Siap Tempuh Jalur Hukum
Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik
Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Sempat Berbincang Hangat dengan Rocky Gerung dan Syahganda
Sudirman Resmi Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Dorong Transformasi dan Kemandirian Daerah
Bawaslu Kerinci Buka Rekrutmen Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) untuk Pemilu 2029

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:00 WIB

Ketua Komisi III DPR Usul Larangan Afiliasi Ormas bagi Anggota Polri Masuk RUU Polri

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:00 WIB

Harta Kekayaan Prabowo Tembus Rp 2 Triliun, Ini Deretan Mobil di Garasinya

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:00 WIB

PDIP Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, Yusril Tegaskan Pemerintah Bersikap Pasif

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Pernyataan Amien Rais soal Kedekatan Prabowo dan Teddy, Picu Polemik Publik

Senin, 4 Mei 2026 - 04:00 WIB

Partai Ummat Tegaskan Pernyataan Amien Rais Bersifat Pribadi, Relawan Prabowo Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

10 Kuliner Legendaris Khas Jambi yang Wajib Dicoba

Sabtu, 6 Jun 2026 - 03:00 WIB