Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Tembus 4,68 Juta hingga April 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Sektor pariwisata Indonesia terus menunjukkan tren pertumbuhan positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 4,68 juta kunjungan atau meningkat 8,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, mengatakan capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir atau sejak pandemi Covid-19 melanda pada 2020.

“Capaian kunjungan wisman Januari hingga April 2026 merupakan yang tertinggi sejak tahun 2020,” kata Pudji dalam konferensi pers, Selasa (2/6/2026).

Pada April 2026 saja, jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia mencapai 1,25 juta kunjungan. Angka tersebut meningkat 14,75 persen dibandingkan Maret 2026 dan naik 7,22 persen dibandingkan April tahun lalu.

Baca Juga :  Makna Mendalam Tradisi Tepung Tawar dalam Budaya Melayu: Simbol Doa, Kesucian, dan Kehormatan

Dari total kunjungan pada April, sebanyak 1.080.082 wisatawan masuk melalui pintu masuk utama seperti bandara dan pelabuhan internasional. Sementara itu, 168.569 wisatawan lainnya masuk melalui jalur perbatasan.

Peningkatan ini menunjukkan semakin kuatnya daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata internasional, didukung oleh membaiknya konektivitas transportasi serta meningkatnya mobilitas wisata global.

Berdasarkan data kewarganegaraan, wisatawan asal Malaysia menjadi penyumbang kunjungan terbesar pada April 2026 dengan porsi 16,65 persen dari total wisman. Posisi berikutnya ditempati Australia sebesar 12,65 persen, China 10,73 persen, Singapura 8,92 persen, dan Timor Leste 6,04 persen.

BPS mencatat kunjungan wisatawan dari Malaysia, Australia, dan China mengalami peningkatan baik secara bulanan maupun tahunan. Ketiga negara tersebut tetap menjadi pasar utama bagi industri pariwisata Indonesia.

Baca Juga :  LAM Jambi Gelar FGD Bahas Integrasi Hukum Adat dalam Penerapan KUHP Baru

Sementara itu, Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali masih menjadi gerbang utama kedatangan wisatawan asing. Wisatawan asal Australia mendominasi jumlah kunjungan melalui bandara tersebut.

Menurut BPS, peningkatan wisatawan Australia turut dipengaruhi oleh periode libur di negara tersebut. Selain itu, adanya musim liburan musim semi (spring holiday) di sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis, juga berkontribusi terhadap meningkatnya arus wisatawan ke Indonesia.

Pertumbuhan kunjungan wisatawan asing ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi nasional, khususnya industri perhotelan, transportasi, kuliner, dan usaha mikro yang bergantung pada aktivitas pariwisata.

Berita Terkait

10 Kuliner Legendaris Khas Jambi yang Wajib Dicoba
Mināṅga Tamwan dan Misteri Awal Sriwijaya: Antara Muaro Jambi, Minangkabau, dan Hulu Batanghari
LAM Jambi Turun ke Daerah, Nilai Kinerja dan Peran Lembaga Adat Kabupaten/Kota
Bahasa Kerinci, Warisan Melayu Kuno yang Tetap Hidup di Jantung Sumatra
Ketika Malaya Nyaris Bergabung dengan Indonesia: Jejak Gagasan Besar Indonesia Raya yang Tak Pernah Terwujud
BRIN Ungkap Sungai Purba Paparan Sunda Diduga Jadi Jalur Migrasi Manusia Modern Awal di Asia Tenggara
Limbago Adat sebagai Ruh, Lembaga Adat sebagai Wadah
Fosil Baru Homo Habilis Picu Perdebatan, Benarkah Leluhur Awal Manusia Bukan Genus Homo?

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:00 WIB

10 Kuliner Legendaris Khas Jambi yang Wajib Dicoba

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:00 WIB

Mināṅga Tamwan dan Misteri Awal Sriwijaya: Antara Muaro Jambi, Minangkabau, dan Hulu Batanghari

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

LAM Jambi Turun ke Daerah, Nilai Kinerja dan Peran Lembaga Adat Kabupaten/Kota

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:00 WIB

Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Tembus 4,68 Juta hingga April 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:00 WIB

Bahasa Kerinci, Warisan Melayu Kuno yang Tetap Hidup di Jantung Sumatra

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

10 Kuliner Legendaris Khas Jambi yang Wajib Dicoba

Sabtu, 6 Jun 2026 - 03:00 WIB