SPMB 2026: Anak Usia 6 Tahun Tetap Bisa Masuk SD, Tak Wajib Ijazah TK dan Tes Calistung

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com – Pemerintah menegaskan bahwa usia 7 tahun bukan menjadi syarat mutlak bagi calon murid untuk masuk Sekolah Dasar (SD) pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.

Ketentuan tersebut diatur dalam Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 yang menyebutkan bahwa anak usia 7 tahun tetap diprioritaskan dalam penerimaan murid baru. Namun, anak berusia 6 tahun per 1 Juli tahun berjalan tetap diperbolehkan mendaftar SD.

Bahkan, terdapat pengecualian bagi anak usia 5 tahun 6 bulan yang memiliki kecerdasan atau bakat istimewa serta kesiapan psikis untuk mengikuti pembelajaran di tingkat SD.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, mengatakan bahwa kebijakan tersebut bertujuan mengutamakan kesiapan anak dalam mengikuti proses belajar di sekolah dasar.

“Intinya adalah kesiapan anak untuk belajar di SD. Jika usianya di bawah ketentuan umum, maka harus ada surat keterangan dari pihak yang berwenang bahwa anak tersebut memang siap mengikuti pembelajaran,” ujar Gogot di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga :  Ketegangan Selat Hormuz Mereda, Iran Terapkan Sistem Buka-Tutup untuk Kapal Tanker

Menurutnya, surat rekomendasi kesiapan belajar dapat dikeluarkan oleh psikolog profesional. Namun jika di suatu daerah tidak tersedia psikolog, rekomendasi dapat diberikan oleh dewan guru pada satuan pendidikan terkait.

Selain soal usia, Gogot juga menegaskan bahwa calon murid baru SD tidak diwajibkan memiliki ijazah Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), maupun sederajat.

Kemendikdasmen juga melarang sekolah menjadikan tes membaca, menulis, dan berhitung atau tes calistung sebagai syarat penerimaan siswa baru kelas 1 SD.

“Tidak harus berusia 7 tahun, tidak wajib punya ijazah TK, dan tidak boleh ada tes calistung,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kaji Efisiensi Energi 2026, Skema WFH ASN dan PJJ Masih Dipertimbangkan

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, menyatakan bahwa ketentuan terkait usia masuk SD juga tengah diperkuat dalam revisi Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

Menurutnya, usia tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi anak yang dinilai telah siap mengikuti pendidikan dasar.

“Dalam revisi RUU Sisdiknas, kami menegaskan bahwa usia tidak lagi menjadi hambatan bagi anak untuk masuk ke lingkungan pendidikan apabila memang sudah siap,” ujarnya.

Ia menambahkan, orang tua nantinya dapat melengkapi dokumen pendukung sebagai bukti kesiapan anak masuk SD. Seluruh dokumen tersebut akan diverifikasi secara profesional agar proses SPMB tetap berjalan transparan dan akuntabel serta menghindari potensi manipulasi data.

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Puluhan Guru PAI di Kerinci Menanti Kepastian Lokasi PPG, Kemenag Minta Rutin Cek Akun SIAGA
DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata
STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Lantik Pimpinan Baru, Mahli Zainuddin Mantapkan Transformasi Menuju Universitas
HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh Resmi Tutup LK II Tingkat Nasional, Tekankan Penguatan Kepemimpinan Kader
SMAN 4 Kerinci Borong Tujuh Prestasi di Kejuaraan Menembak Dandim Cup I
ISMI Kerinci–Sungai Penuh Hadir, LAM Kerinci Dorong Sinergi untuk Penguatan Adat
Dinda Putri Khamisah, Putri Kerinci yang Bawa ITB Wakili Asia Pasifik di Final Global 2026
Cara Cek PIP 2026 Sudah Cair atau Belum, Begini Langkah Mengecek Dana Bantuan Pendidikan Kemendikdasmen

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Puluhan Guru PAI di Kerinci Menanti Kepastian Lokasi PPG, Kemenag Minta Rutin Cek Akun SIAGA

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:08 WIB

STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Lantik Pimpinan Baru, Mahli Zainuddin Mantapkan Transformasi Menuju Universitas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:11 WIB

HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh Resmi Tutup LK II Tingkat Nasional, Tekankan Penguatan Kepemimpinan Kader

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:10 WIB

SMAN 4 Kerinci Borong Tujuh Prestasi di Kejuaraan Menembak Dandim Cup I

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Bukan Cuma Rumah Kotor, Ini 4 Faktor yang Mengundang Hama Masuk ke Hunian

Jumat, 30 Okt 2026 - 01:49 WIB