Harimau Liar Teror warga, 17 Kerbau Warga Dimangsa Sejak April 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MURATARA, Pribhumi.com – Warga Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, tengah dilanda keresahan akibat kemunculan harimau liar yang berkeliaran di sekitar perkebunan dan kawasan hutan. Satwa tersebut dilaporkan telah memangsa sedikitnya 17 ekor kerbau milik warga sejak April 2026.

Peristiwa itu terjadi di Desa Kuto Tanjung, Kecamatan Ulu Rawas. Dari total ternak yang menjadi korban, sebanyak 13 ekor merupakan milik warga Desa Kuto Tanjung dan empat lainnya milik warga Desa Napalicin.

Kemunculan harimau membuat masyarakat takut beraktivitas, terutama di area kebun yang berada dekat kawasan hutan. Warga mengaku beberapa kali melihat satwa tersebut berada tidak jauh dari permukiman.

Salah seorang warga Desa Kuto Tanjung, Fauzi, mengatakan keberadaan harimau mulai menimbulkan trauma di tengah masyarakat. Bahkan sejumlah warga disebut pernah berhadapan langsung dengan hewan buas itu saat berada di kebun.

“Warga sekarang khawatir karena harimau sudah sering terlihat di sekitar perkebunan. Ada juga yang melihat di dekat perkampungan, meski belum masuk ke permukiman,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Baca Juga :  Matahari Resmi Berganti Nama Jadi PT MDS Retailing Tbk, Pemegang Saham Setujui Dividen Rp250 per Saham

Menurut Fauzi, informasi dari warga menyebut ada tiga ekor harimau yang berkeliaran di wilayah tersebut. Kondisi itu membuat sebagian warga memilih mengurangi aktivitas di kebun, terutama pada pagi dan sore hari.

“Orang tua saya pernah bertemu langsung dengan harimau itu dan sampai sekarang masih trauma untuk kembali ke kebun karet,” katanya.

Tak hanya mengganggu aktivitas warga, kemunculan harimau juga berdampak pada sektor wisata lokal. Kawasan Air Terjun Batu Ampar yang biasanya ramai pengunjung saat musim libur kini mulai sepi karena masyarakat takut datang ke lokasi.

Camat Ulu Rawas, M Darmawan, membenarkan adanya laporan kemunculan harimau tersebut. Ia menyebut satwa itu diduga berasal dari kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

“Kami sudah mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di dekat kawasan hutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelajar SD di Palembang Tewas Usai Jatuh dari Lantai Dua Masjid, Diduga Tertancap Pagar Besi

Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sumsel, Yusmono, mengatakan pihaknya bersama TNKS telah beberapa kali turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Menurutnya, sebagian besar ternak warga memang dilepas bebas hingga mendekati kawasan hutan yang menjadi habitat alami harimau.

“Kerbau-kerbau itu biasanya dilepas sampai jauh ke bukit dan kawasan hutan. Lokasinya memang berdekatan dengan habitat harimau di TNKS,” jelasnya.

Untuk memantau pergerakan satwa liar tersebut, petugas kini telah memasang kamera trap di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur lintasan harimau.

“Dari hasil identifikasi sementara, kemungkinan harimau itu masih berusia muda dan sedang mencari wilayah serta sumber makanan,” kata Yusmono.

BKSDA Sumsel juga mengimbau warga agar tidak lagi melepas ternak terlalu jauh ke kawasan hutan dan selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar TNKS, terutama pada malam hingga pagi hari.

 

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Wagub Bangka Belitung Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara dalam Kasus Penipuan
Petani di Musi Rawas Kritis Diserang Beruang Saat Menanam Sawit
Pemkot Palembang Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Sembarangan
Korban Selamat Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara Meninggal Dunia
Cari Ikan di Sungai , Warga Muba Ditemukan Tewas Diduga Diterkam Buaya
Oknum Kades Ditahan Polisi Terkait Dugaan Korupsi APBDes 2019-2023
Eks Ketua KONI Dituntut 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah
Eks Anggota DPRD OKU Divonis 4 Tahun 10 Bulan dalam Kasus Korupsi Pokir

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:22 WIB

Harimau Liar Teror warga, 17 Kerbau Warga Dimangsa Sejak April 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:00 WIB

Wagub Bangka Belitung Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara dalam Kasus Penipuan

Senin, 18 Mei 2026 - 23:00 WIB

Petani di Musi Rawas Kritis Diserang Beruang Saat Menanam Sawit

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:00 WIB

Pemkot Palembang Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Sembarangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 03:00 WIB

Korban Selamat Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Fantastis! Mangga Raksasa Dijual Hingga Rp500 Ribu per Buah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:52 WIB

Budaya dan Wisata

Bahasa Kias Kerinci, Identitas Budaya yang Mulai Tergerus Zaman

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00 WIB