Palembang, Pribhumi.com – Kabar duka datang dari tragedi kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Salah satu korban selamat bernama Jumiatun (35) dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.
Kepala RS Bhayangkara Palembang, Kombes dr Budi Susanto, membenarkan informasi meninggalnya Jumiatun pada Jumat (15/5/2026). Saat ini jenazah korban masih berada di rumah sakit.
“Benar, pasien atas nama Jumiatun meninggal dunia setelah menjalani operasi dan perawatan di RS Bhayangkara Palembang,” ujar Budi.
Ia mengatakan, penjelasan lebih rinci terkait kondisi korban dan hasil penanganan medis akan disampaikan bersamaan dengan rilis Tim Disaster Victim Identification (DVI) terhadap 16 korban meninggal lainnya.
“Nanti penjelasan lengkap akan disampaikan saat rilis sore hari,” katanya.
Sebelumnya, Jumiatun diketahui menjalani operasi akibat luka bakar serius yang menyebabkan kerusakan jaringan pada bagian tangan. Tim medis terpaksa melakukan amputasi terhadap delapan jari korban, masing-masing empat jari di tangan kanan dan empat jari di tangan kiri.
Selain mengalami luka bakar berat, korban juga sempat mendapatkan bantuan alat pernapasan selama menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Insiden kecelakaan maut Bus ALS dan truk tangki BBM tersebut sebelumnya mengakibatkan banyak korban jiwa dan luka-luka. Proses identifikasi korban masih terus dilakukan oleh tim DVI.
Editor : Safwandi.,Dpt






