PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Sistem Terus Dikebut

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2026). Saat ini, proses pemulihan terus dilakukan secara bertahap oleh seluruh personel PLN di lapangan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat sejak gangguan terjadi dengan melakukan asesmen, pemulihan sistem transmisi, gardu induk, hingga menyalakan kembali pembangkit listrik secara bertahap dan terkoordinasi.

“Pertama-tama kami atas nama PLN menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat di wilayah Sumatera yang terdampak gangguan sistem kelistrikan,” ujar Darmawan dalam konferensi pers di Kantor Pusat PLN, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Darmawan, indikasi awal gangguan berasal dari jaringan transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi yang diduga dipengaruhi faktor cuaca. Gangguan tersebut kemudian memicu efek domino pada sistem kelistrikan Sumatera dan berdampak terhadap sejumlah pembangkit listrik di berbagai daerah.

Baca Juga :  Kecelakaan di KM 2 Tol Jagorawi Arah Cibubur, Arus Kendaraan Padat Sejak Pagi

PLN mencatat hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 19.00 WIB, proses pemulihan menunjukkan perkembangan signifikan. Dari total sekitar 13,1 juta pelanggan terdampak, lebih dari 8,5 juta pelanggan telah kembali mendapatkan pasokan listrik.

Selain itu, beban sistem yang berhasil dipulihkan mencapai 3.431,21 megawatt (MW) dari total 5.334 MW yang sebelumnya mengalami gangguan. Sebanyak 176 gardu induk terdampak juga dilaporkan telah kembali beroperasi.

Darmawan menjelaskan proses penormalan masih terus dilakukan, khususnya pada pembangkit berbasis batu bara yang membutuhkan waktu sinkronisasi lebih panjang sebelum kembali beroperasi normal.

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turut menerjunkan tim untuk melakukan investigasi penyebab blackout yang terjadi di sebagian wilayah Sumatera.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, menegaskan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap gangguan tersebut karena berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Kementerian ESDM sebagai regulator dan pengawas subsektor ketenagalistrikan memberikan perhatian serius terhadap kejadian blackout ini,” kata Yuliot, Minggu (24/5/2026).

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok Diprediksi Naik Jelang Lebaran 2026, Pemprov Sumsel Siapkan Operasi Pasar Murah

Ia menambahkan investigasi teknis akan dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif guna mengetahui akar penyebab gangguan sekaligus menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, mengatakan pemerintah juga terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap proses pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera.

Menurutnya, tim inspektur ketenagalistrikan telah diterjunkan sejak awal kejadian dan akan diperkuat dengan investigasi lanjutan untuk memastikan keandalan pasokan listrik ke depan.

Selain fokus pada pemulihan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga meminta PLN meningkatkan keandalan backbone sistem kelistrikan Sumatera melalui pembangunan pembangkit dan jaringan transmisi 500 kV maupun 275 kV.

PLN juga diminta menyiapkan pembangkit serta infrastruktur blackstart guna mempercepat pemulihan apabila terjadi gangguan sistem kelistrikan di masa mendatang.

“Menteri ESDM memberikan arahan kepada kami untuk memastikan percepatan pembangunan pembangkit di wilayah Sumatera bagian barat agar bisa berjalan baik,” ujar Tri.

 

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Jejak Pengabdian di Kerinci Berakhir, Langkah AKP Very Prasetyawan Berlanjut ke Tebo
HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi
H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030
Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat
Ombudsman Jambi Selesaikan 95,5 Persen Laporan Masyarakat hingga Triwulan II 2026
Al Haris Lantik Lima Pejabat Eselon II, Tegaskan Jabatan Bukan Kesempatan Menyalahgunakan Wewenang
Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Tolak Praktik LGBT, Kedepankan Nilai Agama dan Adat
Bupati di Wilayah Barat Jambi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pemalsuan Akta

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Jejak Pengabdian di Kerinci Berakhir, Langkah AKP Very Prasetyawan Berlanjut ke Tebo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:03 WIB

HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:24 WIB

H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Ombudsman Jambi Selesaikan 95,5 Persen Laporan Masyarakat hingga Triwulan II 2026

Berita Terbaru