JAMBI, Pribhumi.com — Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Provinsi Jambi menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Ke-I Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 28–29 Agustus 2026, tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat organisasi serta menyatukan arah perjuangan Debalang di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Mubes perdana itu dipusatkan di Gedung Graha Ramli Thaha, Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi. Kegiatan dihadiri Ketua dan Sekretaris Debalang Negeri dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, termasuk perwakilan Debalang Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Sekretaris Jenderal Debalang Provinsi Jambi, M. Syukur, mengatakan pelaksanaan Mubes merupakan tindak lanjut hasil koordinasi Dewan Pengurus Provinsi Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah dengan Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Provinsi Jambi.
Menurutnya, Mubes menjadi forum strategis untuk membahas dan menetapkan berbagai hal yang berkaitan dengan arah kebijakan organisasi, program kerja, serta penguatan kelembagaan Debalang ke depan.
“Musyawarah ini menjadi ruang untuk menyatukan pemikiran dan merumuskan keputusan bersama yang berkaitan dengan arah kebijakan, program kerja dan organisasi,” ujar M. Syukur.
Ia menambahkan, kehadiran para pengurus Debalang dari berbagai daerah merupakan bentuk kebersamaan sekaligus tanggung jawab dalam menjaga keberadaan dan keberlanjutan Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Selain membahas program organisasi, Mubes juga diarahkan untuk memperkuat persatuan serta menjaga marwah adat Melayu Jambi melalui peran Debalang di tengah masyarakat.
Mubes tersebut dibuka oleh Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi yang diwakili Ketua I.
Sementara itu, Ketua Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Provinsi Jambi, Ramli Taha, Gelar Depati Penawar Rajo Berjanggut Merah Bertongkat Emas, dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun fondasi organisasi Debalang secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Ia juga menyampaikan sejumlah gagasan pengembangan organisasi, di antaranya pembentukan persatuan wanita Melayu, pengembangan olahraga panahan Debalang serta pencak silat Debalang.
Berbagai gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari program penguatan organisasi sekaligus upaya melestarikan nilai-nilai budaya dan adat Melayu Jambi.
Ramli berharap Mubes pertama ini menjadi awal bagi lahirnya kepengurusan yang semakin solid dan mampu membawa Debalang berkembang lebih baik pada masa mendatang.
“Semoga Debalang semakin luar biasa ke depannya dengan kepengurusan yang baru serta mampu membawa dan menjaga marwah adat Melayu Jambi,” harapnya.
Mubes Ke-I Tahun 2026 ini sekaligus menjadi tonggak awal bagi Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah untuk memperkuat konsolidasi organisasi, membangun kebersamaan antardaerah, dan menyusun langkah strategis dalam menjalankan peran adat di Provinsi Jambi.
Penulis : Khairil
Editor : Safwandi






