HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus (HBA), secara resmi menutup Musyawarah Besar (Mubes) I Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Provinsi Jambi di Gedung HKK, Seberang Kota Jambi, Sabtu (29/8/2026).

Penutupan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian Mubes perdana Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah yang berlangsung selama dua hari, 28–29 Agustus 2026.

Kehadiran HBA dalam agenda penutupan sekaligus memperlihatkan pentingnya posisi kelembagaan adat dalam menjaga kesinambungan nilai, marwah, serta tatanan adat Melayu Jambi di tengah perubahan sosial masyarakat.

Mubes I Debalang Negeri mengusung tema “Debalang Negeri Kuat, Marwah Adat dan Negeri Terjaga.” Tema tersebut menjadi pijakan dalam pembahasan berbagai persoalan kelembagaan, program kerja, aturan organisasi, serta arah penguatan peran Debalang Negeri ke depan.

Dalam forum permusyawaratan tersebut, peserta juga melakukan evaluasi perjalanan organisasi selama periode 2022–2026. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari penyempurnaan kelembagaan, AD/ART, Peraturan Organisasi, program kerja, hingga rekomendasi di bidang adat dan kebudayaan Melayu Jambi.

Baca Juga :  Kebiasaan Minum Kopi Saat Puasa Bisa Bikin Kulit Kering, Ini Penjelasan Dokter

Salah satu keputusan penting Mubes adalah penetapan H. Ramli Thaha, SH, MH, bergelar Depati Penawar Rajo Berjanggut Merah Bertongkat Emas, sebagai Ketua Umum Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Provinsi Jambi periode 2026–2030.

Ramli Thaha ditetapkan secara aklamasi dalam Sidang Pleno IV setelah sembilan pemilik suara sah mengikuti proses pemilihan. Keputusan tersebut kemudian dituangkan dalam berita acara Mubes dan dilanjutkan dengan pembentukan tim formatur untuk menyusun kepengurusan periode berikutnya.

Bagi HBA, keberadaan Debalang Negeri memiliki arti penting dalam memperkuat kelembagaan adat sekaligus menjaga nilai-nilai yang menjadi identitas masyarakat Melayu Jambi.

Karena itu, kepengurusan Debalang Negeri periode 2026–2030 diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya memperkokoh persatuan masyarakat, menjaga tata adat, serta mempertahankan marwah negeri.

Baca Juga :  Guru SMKN 3 Tanjabtim Dimutasi dan Dites Kejiwaan Usai Kasus Pengeroyokan Siswa, Gubernur Jambi Ambil Langkah Tegas

Penutupan Mubes oleh HBA juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara LAM Provinsi Jambi dan berbagai unsur kelembagaan adat yang berada dalam lingkup Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Dengan berakhirnya Mubes I, Debalang Negeri kini memasuki babak baru kepemimpinan di bawah Ramli Thaha. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan hasil-hasil musyawarah ke dalam program nyata yang mampu memperkuat organisasi dan memberikan kontribusi terhadap pelestarian adat serta kebudayaan Melayu Jambi.

Mubes I Debalang Negeri akhirnya tidak sekadar menghasilkan pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi kelembagaan adat. Pesan yang dibawa dalam forum tersebut sejalan dengan tema yang diusung: Debalang Negeri Kuat, Marwah Adat dan Negeri Terjaga.

Sementara HBA, melalui momentum penutupan Mubes, menegaskan pentingnya menjaga keberadaan adat sebagai bagian dari jati diri dan marwah masyarakat Melayu Jambi.

Berita Terkait

Jejak Pengabdian di Kerinci Berakhir, Langkah AKP Very Prasetyawan Berlanjut ke Tebo
Debalang Sungai Penuh dan Kerinci Hadiri Mubes Perdana, Perkuat Komitmen Jaga Marwah Adat
H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030
Ramli Taha Dorong Debalang Jambi Bangun Fondasi Organisasi hingga Tingkat Kabupaten dan Kota
Mubes Perdana Debalang Provinsi Jambi Digelar, Pengurus Kabupaten/Kota Satukan Komitmen Perkuat Marwah Adat
Jaga Adat Lamo Pusako Usang, Luhah Depati Kepalo Sembah Tegaskan Musyawarah dan Amanah Adat
Luhah Depati Kepalo Sembah Tegaskan Struktur Paramenti Tigo Luhah Semurup Berpedoman pada ico Pakai
“Batakah Naik, Berjenjang Turun”, Safwandi Ungkap Tata Cara Penyelesaian Persoalan Adat Kerinci

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Jejak Pengabdian di Kerinci Berakhir, Langkah AKP Very Prasetyawan Berlanjut ke Tebo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:03 WIB

HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Debalang Sungai Penuh dan Kerinci Hadiri Mubes Perdana, Perkuat Komitmen Jaga Marwah Adat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:24 WIB

H. Ramli Thaha Terpilih Aklamasi Pimpin Debalang Negeri Sepucuk Jambi 2026–2030

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Ramli Taha Dorong Debalang Jambi Bangun Fondasi Organisasi hingga Tingkat Kabupaten dan Kota

Berita Terbaru