Petani di Musi Rawas Kritis Diserang Beruang Saat Menanam Sawit

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUSI RAWAS, Pribhumi.com – Seorang petani bernama Junaidi (47) mengalami luka serius setelah diserang beruang liar saat bekerja di kebunnya di Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB ketika korban sedang menanam sawit di area perkebunan miliknya. Tiba-tiba seekor beruang liar muncul dan langsung menyerang korban hingga mengalami luka parah akibat cakaran dan gigitan.

Kepala Desa Ciptodadi I, Edi Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, warga sekitar sempat mendengar teriakan korban dan langsung bergegas menuju lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pemkot Palembang Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Sembarangan

“Warga yang datang ke lokasi menemukan korban sudah terkapar di tanah, sementara beruang tersebut sudah melarikan diri,” ujarnya.

Akibat serangan itu, Junaidi mengalami luka cukup serius di sejumlah bagian tubuh, mulai dari kepala, tangan, kaki hingga bahu. Warga kemudian memberikan pertolongan pertama sebelum membawa korban ke Puskesmas Ciptodadi.

Karena kondisinya cukup parah, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Dr Sobirin untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Edi menyebut luka paling parah dialami korban di bagian kepala yang diduga akibat cakaran maupun gigitan beruang liar tersebut.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Berbalik Naik, Tembus Rp2,79 Juta per Gram di Awal Mei 2026

Ia juga mengungkapkan bahwa serangan hewan buas di wilayah tersebut bukan pertama kali terjadi. Kondisi itu membuat warga, khususnya para petani sawit dan karet, merasa khawatir saat beraktivitas di kebun.

Pemerintah desa berharap pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA segera turun tangan untuk mengamankan beruang liar tersebut agar tidak kembali menyerang warga.

“Kami berharap beruang itu segera diamankan karena masyarakat setiap hari bekerja di area perkebunan,” katanya.

Berita Terkait

KPK Tahan Bupati Muara Enim Edison dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Disdikbud
Harga Sawit Turun Dua Pekan Terakhir, Petani Keluhkan Pupuk Mahal
PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Sistem Terus Dikebut
Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Listrik Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Harimau Liar Teror warga, 17 Kerbau Warga Dimangsa Sejak April 2026
Wagub Bangka Belitung Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara dalam Kasus Penipuan
Pemkot Palembang Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Sembarangan
Korban Selamat Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara Meninggal Dunia

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:00 WIB

KPK Tahan Bupati Muara Enim Edison dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Disdikbud

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:00 WIB

Harga Sawit Turun Dua Pekan Terakhir, Petani Keluhkan Pupuk Mahal

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:50 WIB

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Sistem Terus Dikebut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:12 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Listrik Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:22 WIB

Harimau Liar Teror warga, 17 Kerbau Warga Dimangsa Sejak April 2026

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB