Guru Honorer Dipastikan Tak Di-PHK, Kemendikdasmen Siapkan Seleksi ASN yang Berpihak

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan tidak akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah terbitnya Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 tentang Penugasan Guru Non-ASN pada Satuan Pendidikan yang Diselenggarakan Pemerintah Daerah Tahun 2026.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani menegaskan aturan tersebut dibuat untuk menata status guru honorer, bukan menghentikan pekerjaan mereka sebagai tenaga pendidik.

Baca Juga :  Bocah 5 Tahun di Jambi Tewas Terseret Arus Drainase Saat Bermain Hujan

Menurut Nunuk, pemerintah saat ini tengah menyusun skema pemenuhan kebutuhan guru nasional, termasuk peluang bagi guru non-ASN untuk mengikuti seleksi ASN secara adil dan terbuka.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian PANRB berkomitmen memberikan kesempatan yang berpihak kepada para guru honorer agar dapat beralih status menjadi ASN melalui mekanisme seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kemendikdasmen bersama Kementerian PANRB saat ini juga masih menghitung kebutuhan formasi guru nasional sebelum proses rekrutmen berikutnya dibuka. Perhitungan tersebut dilakukan setelah proses redistribusi guru di berbagai daerah selesai dilakukan.

Baca Juga :  Minat Membaca Terus Menurun, Ini Cara Sederhana Menumbuhkan Kebiasaan Baca di 2026

Nunuk meminta seluruh guru non-ASN tetap menjalankan tugas mengajar seperti biasa dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia menilai langkah penataan ini justru merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan profesi guru honorer di Indonesia.

Selain fokus pada penataan status, pemerintah juga memprioritaskan pemerataan distribusi guru sebagai langkah awal sebelum menentukan jumlah formasi ASN yang akan dibuka pada periode mendatang.

Berita Terkait

Puluhan Guru PAI di Kerinci Menanti Kepastian Lokasi PPG, Kemenag Minta Rutin Cek Akun SIAGA
DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata
STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Lantik Pimpinan Baru, Mahli Zainuddin Mantapkan Transformasi Menuju Universitas
HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh Resmi Tutup LK II Tingkat Nasional, Tekankan Penguatan Kepemimpinan Kader
SMAN 4 Kerinci Borong Tujuh Prestasi di Kejuaraan Menembak Dandim Cup I
ISMI Kerinci–Sungai Penuh Hadir, LAM Kerinci Dorong Sinergi untuk Penguatan Adat
Dinda Putri Khamisah, Putri Kerinci yang Bawa ITB Wakili Asia Pasifik di Final Global 2026
Cara Cek PIP 2026 Sudah Cair atau Belum, Begini Langkah Mengecek Dana Bantuan Pendidikan Kemendikdasmen

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Puluhan Guru PAI di Kerinci Menanti Kepastian Lokasi PPG, Kemenag Minta Rutin Cek Akun SIAGA

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:08 WIB

STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Lantik Pimpinan Baru, Mahli Zainuddin Mantapkan Transformasi Menuju Universitas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:11 WIB

HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh Resmi Tutup LK II Tingkat Nasional, Tekankan Penguatan Kepemimpinan Kader

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:10 WIB

SMAN 4 Kerinci Borong Tujuh Prestasi di Kejuaraan Menembak Dandim Cup I

Berita Terbaru