Disparbud Kerinci Bangun Sinergi Budaya Bersama Seniman dan Lembaga Adat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) terus memperkuat langkah pelestarian budaya daerah di tengah arus modernisasi. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah menghadirkan forum diskusi kebudayaan bertajuk “Ruang Budaya”, yang menjadi ruang temu antara pemerintah, budayawan, pegiat seni, dan lembaga adat.

Forum ini diprakarsai oleh Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kerinci, Martono, yang menilai pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga eksistensi seni, adat, dan tradisi lokal. Menurutnya, tantangan zaman menuntut adanya pendekatan kolaboratif agar kebudayaan Kerinci tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Martono menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam upaya pemajuan kebudayaan. Keterlibatan aktif masyarakat, khususnya para pelaku seni dan adat, menjadi kunci agar kebudayaan tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara dinamis.

“Budaya Kerinci memiliki nilai dan kekhasan yang tinggi. Jika tidak dirawat bersama, maka lambat laun akan terkikis. Ruang Budaya ini kami hadirkan sebagai sarana menyatukan ide, gagasan, dan langkah nyata demi masa depan kebudayaan daerah,” ujar Martono.

Baca Juga :  Panduan Gym untuk Pemula: 5 Cara Efektif Memulai Tanpa Takut Salah

Ia juga menyoroti mulai berkurangnya minat generasi muda terhadap kebudayaan lokal. Tanpa strategi pelestarian yang berkelanjutan dan adaptif, nilai-nilai luhur warisan leluhur dikhawatirkan akan kehilangan relevansinya di tengah perubahan sosial.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci, Jamal Penta, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai Ruang Budaya sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menjaga jati diri masyarakat Kerinci melalui penguatan sektor kebudayaan.

“Kebudayaan adalah fondasi identitas daerah. Kita tidak akan maju tanpa memahami dan mencintai akar budaya kita sendiri,” kata Jamal.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Lembaga Adat Melayu Sakti Alam Kerinci (LAM-SAK). Sekretaris Jenderal LAM-SAK, Safwandi, Dpt, menegaskan bahwa lembaga adat siap bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan Kerinci.

Baca Juga :  Calon Haji Asal Kerinci Tunda Berangkat ke Tanah Suci karena Sakit

Menurut Safwandi, Kerinci memiliki kekayaan budaya yang unik dan tidak dimiliki daerah lain. Oleh karena itu, generasi muda harus didorong untuk mengenal, mempelajari, dan meneruskan warisan budaya tersebut agar tidak kehilangan identitas asal-usulnya.

“Jika budaya tidak diwariskan, maka generasi mendatang akan kehilangan jati diri. LAM-SAK siap mendukung setiap langkah pelestarian budaya melalui sinergi dengan pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Forum diskusi Ruang Budaya direncanakan berlangsung secara rutin setiap Jumat siang dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui forum ini, Disparbud Kerinci berharap lahir gagasan dan gerakan konkret yang mampu menjaga warisan budaya sekaligus menyesuaikannya dengan perkembangan zaman.

Berita Terkait

Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Dermaga Danau Kerinci
DPD PKPS Sungai Penuh Dikukuhkan, Jumadil Pimpin Organisasi Periode 2025–2030
Noka Experience Padukan Kopi dan Budaya Lokal, Warnai Festival Budaya Kerinci 2026
Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova
Ngopi Pendidikan Islam Bersama HBA, Kakankemenag Kerinci Soroti Tantangan Madrasah Era Digital
Besok Dibuka! Festival Budaya Kerinci 2026 Hadirkan Seni, Kuliner, dan Tradisi di Danau Kerinci
Wujudkan Lalu Lintas Tertib, Polres Kerinci Tegas terhadap Knalpot Tak Standar
Bupati Monadi Buka Seleksi Beasiswa Hafiz Al-Qur’an 2026, Tekankan Pendidikan dan Akhlak

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Dermaga Danau Kerinci

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:00 WIB

DPD PKPS Sungai Penuh Dikukuhkan, Jumadil Pimpin Organisasi Periode 2025–2030

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Noka Experience Padukan Kopi dan Budaya Lokal, Warnai Festival Budaya Kerinci 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Ngopi Pendidikan Islam Bersama HBA, Kakankemenag Kerinci Soroti Tantangan Madrasah Era Digital

Berita Terbaru

Sungai Penuh

Pelantikan Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh 2026–2030

Senin, 26 Okt 2026 - 16:40 WIB