Kemenag Siapkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Guru Madrasah, Pengajar Pesantren hingga Imam Masjid

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com – Kementerian Agama (Kemenag) berencana memperluas perlindungan sosial bagi para pelaku pendidikan dan layanan keagamaan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Program tersebut akan menyasar guru madrasah, tenaga kependidikan, pengajar pesantren, guru ngaji, imam masjid, hingga muazin di berbagai daerah di Indonesia.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kelompok profesi tersebut memiliki peran penting dalam masyarakat sekaligus menghadapi berbagai risiko dalam menjalankan tugasnya. Karena itu, negara perlu memberikan perlindungan melalui skema jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menurutnya, risiko kecelakaan kerja maupun kondisi yang dapat mengganggu aktivitas para pendidik dan pelayan keagamaan tidak boleh diabaikan. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus perlindungan bagi mereka dan keluarganya.

“Kami ingin memastikan para guru madrasah, guru ngaji, imam masjid, muazin, serta tenaga kependidikan memperoleh perlindungan sosial yang layak karena mereka juga menghadapi risiko saat menjalankan tugasnya,” ujar Nasaruddin.

Baca Juga :  Pemerintah Kaji Efisiensi Energi 2026, Skema WFH ASN dan PJJ Masih Dipertimbangkan

Pemda Dilibatkan dalam Pembiayaan Premi

Dalam pelaksanaannya, Kemenag akan melibatkan pemerintah daerah untuk membantu pembiayaan premi program perlindungan tersebut. Mekanisme pendanaan akan disesuaikan dengan kewenangan masing-masing pemerintah kabupaten dan kota.

Nasaruddin menilai biaya premi yang dibutuhkan relatif terjangkau dibandingkan manfaat besar yang akan diterima para penerima program. Selain memberikan perlindungan bagi individu, kebijakan ini juga dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan layanan pendidikan dan keagamaan di tengah masyarakat.

Ia menambahkan bahwa keberadaan guru ngaji, imam masjid, dan muazin memiliki kontribusi besar dalam pembinaan generasi serta kehidupan sosial keagamaan. Karena itu, kesejahteraan dan perlindungan mereka perlu mendapat perhatian serius.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Bagan Pete, Siap Tampung 1.080 Siswa Kurang Mampu

Antisipasi Beban Biaya Saat Terjadi Risiko

Menag juga menyoroti tingginya biaya yang harus ditanggung masyarakat ketika mengalami sakit atau kecelakaan tanpa perlindungan asuransi. Dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja di sektor pendidikan dan keagamaan diharapkan dapat memperoleh jaminan pembiayaan ketika menghadapi risiko tertentu.

Selain fokus pada perlindungan sumber daya manusia, Kemenag juga membuka peluang memperkuat perlindungan terhadap aset negara yang berada di bawah pengelolaannya. Aset tersebut mencakup gedung perkantoran, laboratorium, hingga kendaraan dinas yang digunakan untuk menunjang pelayanan publik.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sistem perlindungan sosial sekaligus menjaga keberlangsungan layanan pendidikan dan keagamaan di seluruh Indonesia.

 

Berita Terkait

STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Lantik Pimpinan Baru, Mahli Zainuddin Mantapkan Transformasi Menuju Universitas
HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh Resmi Tutup LK II Tingkat Nasional, Tekankan Penguatan Kepemimpinan Kader
SMAN 4 Kerinci Borong Tujuh Prestasi di Kejuaraan Menembak Dandim Cup I
ISMI Kerinci–Sungai Penuh Hadir, LAM Kerinci Dorong Sinergi untuk Penguatan Adat
Dinda Putri Khamisah, Putri Kerinci yang Bawa ITB Wakili Asia Pasifik di Final Global 2026
Cara Cek PIP 2026 Sudah Cair atau Belum, Begini Langkah Mengecek Dana Bantuan Pendidikan Kemendikdasmen
Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Pra-Doktoral 2026 untuk Dosen, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Kemensos Buka 5.127 Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Lulusan SMA/SMK Bisa Daftar

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:11 WIB

HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh Resmi Tutup LK II Tingkat Nasional, Tekankan Penguatan Kepemimpinan Kader

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:10 WIB

SMAN 4 Kerinci Borong Tujuh Prestasi di Kejuaraan Menembak Dandim Cup I

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:14 WIB

ISMI Kerinci–Sungai Penuh Hadir, LAM Kerinci Dorong Sinergi untuk Penguatan Adat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Dinda Putri Khamisah, Putri Kerinci yang Bawa ITB Wakili Asia Pasifik di Final Global 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:00 WIB

Cara Cek PIP 2026 Sudah Cair atau Belum, Begini Langkah Mengecek Dana Bantuan Pendidikan Kemendikdasmen

Berita Terbaru