Banjir dan Longsor Terjang Tanah Datar, Lima Rumah dan Jembatan Hanyut

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Pribhumi.com – Bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (13/5/2026). Akibat bencana tersebut, lima rumah warga dan lima jembatan dilaporkan hanyut diterjang arus sungai.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengatakan bencana terjadi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tanjung Emas, Padang Ganting, dan Lintau Buo. Dari ketiga wilayah tersebut, kondisi paling parah terjadi di Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo.

Luapan Sungai Batang Tampo yang berhulu di Gunung Sago menyebabkan banjir besar hingga merusak puluhan rumah warga dan ratusan hektare lahan pertanian.

“Saat ini saya berada di lokasi terdampak banjir di Nagari Taluak. Berdasarkan laporan wali nagari, sebanyak 67 rumah mengalami kerusakan, lima rumah dan lima jembatan hanyut, serta lebih dari seratus hektare sawah masyarakat terdampak,” ujar Eka Putra saat meninjau lokasi bencana.

Baca Juga :  Indro Warkop Soroti Pelaporan Pandji: Komedi Kini Mudah Diseret ke Ranah Hukum

Ia memastikan kebutuhan dasar warga terdampak, terutama pengungsi, menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Pemkab Tanah Datar disebut telah menyalurkan bantuan darurat berupa bahan makanan kepada masyarakat.

“Kami memastikan kebutuhan kesehatan dan makanan warga yang mengungsi harus terpenuhi. Bantuan bahan makanan mentah juga sudah disalurkan,” katanya.

Pemerintah daerah bersama aparat nagari dan masyarakat kini terus melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak. Tim juga akan diterjunkan untuk melakukan pendataan rinci terhadap kerusakan rumah, jembatan, serta lahan pertanian warga.

Eka Putra menyebut banjir besar seperti ini baru pertama kali terjadi selama dirinya menjabat sebagai bupati. Curah hujan tinggi diduga menjadi penyebab utama meluapnya Sungai Batang Tampo.

Baca Juga :  Longsor Terjang Jalur Padang-Painan, Satu Warga Dievakuasi dan Akses Jalan Terganggu

“Nanti akan kami cek hingga ke bagian hulu sungai di kawasan Gunung Sago untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Namun saat ini fokus utama adalah keselamatan warga,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Nagari Taluak, Pendi Aswil, mengatakan putusnya lima jembatan menyebabkan sejumlah warga sempat terisolasi akibat akses penghubung terputus.

Menurutnya, warga yang rumahnya hanyut sementara mengungsi ke rumah keluarga dan kerabat terdekat. Pemerintah nagari juga telah menyiapkan lokasi pengungsian darurat di Kantor Wali Nagari Taluak.

“Kami siaga selama 24 jam memantau kondisi di lapangan. Jika situasi memburuk, tempat pengungsian sudah siap digunakan,” ujar Pendi.

Hingga kini, petugas gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir dan longsor mengingat cuaca di wilayah Tanah Datar masih berpotensi hujan deras.

Berita Terkait

Lima Bulan Buron, Anggota DPRD Sumbar Beni Saswin Nasrun Ditangkap Kejaksaan
Longsor Terjang Jalur Padang-Painan, Satu Warga Dievakuasi dan Akses Jalan Terganggu
PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Sistem Terus Dikebut
Mobil Wagub Sumbar Vasco Ruseimy Kecelakaan di Solok
Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Longsor, 9 Penambang Tewas Tertimbun
Asmadi Hilang Terseret Arus, SAR Tutup Operasi Lapangan
Hari Keempat Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Pulau Lebar Masih Misterius
Bukittinggi Ukir Prestasi Internasional, Dinilai Sebagai Kota Wisata Terbersih ASEAN 2026

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:00 WIB

Lima Bulan Buron, Anggota DPRD Sumbar Beni Saswin Nasrun Ditangkap Kejaksaan

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:57 WIB

Longsor Terjang Jalur Padang-Painan, Satu Warga Dievakuasi dan Akses Jalan Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:50 WIB

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Sistem Terus Dikebut

Selasa, 19 Mei 2026 - 03:00 WIB

Mobil Wagub Sumbar Vasco Ruseimy Kecelakaan di Solok

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:00 WIB

Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Longsor, 9 Penambang Tewas Tertimbun

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB