Silek Tradisi Minangkabau Resmi Jadi Ekstrakurikuler Wajib di Seluruh SMA dan SMK Sumbar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG, Pribhumi.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menetapkan Silek Tradisi Minangkabau sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib bagi seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB di wilayah Sumbar. Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis adat dan budaya lokal di lingkungan sekolah.

Program tersebut secara resmi dilaunching oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, di Padang. Peluncuran ini menandai dimulainya pelaksanaan serentak silek tradisi sebagai bagian dari sistem pendidikan formal di seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Vasko menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar pengajaran seni bela diri, melainkan upaya serius membangun jati diri generasi muda Minangkabau agar tetap berakar pada nilai adat, etika, dan spiritualitas.

“Kita tidak lagi berbicara konsep atau wacana. Mulai hari ini, silek tradisi hadir di sekolah sebagai pendidikan karakter. Ini adalah kebanggaan Ranah Minang yang harus kita hidupkan bersama,” ujar Vasko.

Baca Juga :  Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Reformasi Hukum Berbasis Konstitusi di Era Digital

Meski kegiatan terpusat di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, peluncuran program tersebut juga diikuti secara daring oleh ribuan pelajar serta jajaran Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dari seluruh daerah di Sumbar.

Menurut Vasko, silek tradisi Minangkabau sarat dengan nilai musyawarah, adab pergaulan, pengendalian diri, serta filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Nilai-nilai inilah yang diharapkan dapat tertanam kuat melalui jalur pendidikan sejak usia sekolah.

“Silek bukan hanya gerakan fisik. Di dalamnya ada adab, etika, dan cara membangun hubungan sosial yang berakar pada budaya. Inilah warisan yang harus dijaga dan diteruskan,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Sumbar untuk menghidupkan kembali kejayaan silek tradisi yang sempat terpinggirkan oleh perkembangan zaman. Melalui generasi muda, silek Minangkabau diharapkan kembali menjadi identitas budaya yang membanggakan hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Baca Juga :  Kemenag Kabupaten Kerinci Gelar Rangkaian peringatan Hut Ke-80 Kemerdekaan RI Di Lapangan DAKA Sebukar

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Habibul Fuadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan ekstrakurikuler wajib silek tradisi sebenarnya telah dimulai sejak awal tahun ajaran baru Juli 2025. Namun, sebelumnya belum memiliki standar pembelajaran yang seragam.

“Sekarang sudah tersedia modul pembelajaran yang terstandar, sehingga pelaksanaan silek tradisi bisa berjalan terstruktur dan merata di seluruh SMA, SMK, dan SLB di Sumatera Barat,” jelasnya.

Habibul menambahkan, kegiatan silek tradisi terintegrasi dengan program penguatan karakter lainnya di sekolah, seperti tahfiz, wirid kolaborasi, dan pramuka, sebagai bagian dari pendidikan holistik berbasis kearifan lokal.

Berita Terkait

Viral di Pengadilan Sungai Penuh: Terdakwa Kasus Asusila Anak Minta Tes DNA
Akses Jalan Menuju Gunung Kerinci Disorot, Warga Minta Pemerintah Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Wisata
Dugaan Pungutan dalam Rekrutmen SPPG di Kerinci Tengah Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Transparansi
Kemensos Buka 5.127 Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Lulusan SMA/SMK Bisa Daftar
10 Kuliner Legendaris Khas Jambi yang Wajib Dicoba
Indra Hilang Diduga Tenggelam Saat Memancing di Sungai Batanghari Jambi
Polres Kerinci Tegas Tertibkan BBM Bersubsidi, Kendaraan Lansir Jadi Target Pengawasan
Mināṅga Tamwan dan Misteri Awal Sriwijaya: Antara Muaro Jambi, Minangkabau, dan Hulu Batanghari

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:04 WIB

Akses Jalan Menuju Gunung Kerinci Disorot, Warga Minta Pemerintah Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Wisata

Senin, 8 Juni 2026 - 18:42 WIB

Dugaan Pungutan dalam Rekrutmen SPPG di Kerinci Tengah Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Transparansi

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:00 WIB

Kemensos Buka 5.127 Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Lulusan SMA/SMK Bisa Daftar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:00 WIB

10 Kuliner Legendaris Khas Jambi yang Wajib Dicoba

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:00 WIB

Indra Hilang Diduga Tenggelam Saat Memancing di Sungai Batanghari Jambi

Berita Terbaru