Jakarta, Pribhumi.com – Markas Besar TNI tengah melakukan penyelidikan internal terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Langkah ini diambil sebagai respons atas berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, menegaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan terbuka. Menurutnya, TNI berkomitmen menjaga transparansi dalam menangani isu yang menjadi perhatian publik tersebut.
Ia menjelaskan, penyelidikan internal ini bertujuan untuk menelusuri kebenaran dari dugaan keterlibatan oknum prajurit TNI yang ramai diperbincangkan. TNI ingin memastikan bahwa setiap informasi yang beredar dapat diverifikasi secara jelas agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di masyarakat.
Aulia menambahkan, berbagai satuan dalam tubuh TNI turut dilibatkan dalam proses penyelidikan. Aparat penegak hukum internal TNI saat ini disebut sedang bekerja menggunakan metode yang berlaku di institusi tersebut.
TNI juga mengimbau publik untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan. Nantinya, perkembangan dan hasil proses tersebut akan disampaikan secara resmi kepada media sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.











