Tambang Ilegal Cemari Sungai Kerinci–Merangin, Akademisi UGM Desak Penegakan Hukum Tegas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com — Aktivitas penambangan ilegal di sepanjang aliran sungai Kabupaten Kerinci kembali menuai sorotan publik. Praktik yang merusak lingkungan tersebut tidak hanya terjadi di sekitar permukiman warga, tetapi juga dilaporkan telah merambah kawasan strategis di dalam dan sekitar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), wilayah konservasi yang seharusnya steril dari aktivitas eksploitasi.

Sorotan tajam datang dari Dr. Akmaluddin Thalib, S.T., M.T., akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus pemerhati lingkungan. Melalui unggahan di akun media sosial Facebook pribadinya, Akmaluddin memotret kondisi memprihatinkan sungai di wilayah perbatasan Kabupaten Kerinci dan Merangin, Provinsi Jambi, yang disebutnya mengalami kerusakan serius akibat aktivitas penambangan ilegal.

Baca Juga :  Ayah Dinar Candy Ikut Live, Suasana Lomba Ngaji Online Mendadak Tegang

Menurut Akmaluddin, sungai yang sebelumnya jernih dan menjadi sumber utama kehidupan masyarakat kini berubah keruh dan tercemar. Kondisi tersebut tidak hanya merusak ekosistem perairan, tetapi juga mengancam keberlanjutan hidup warga yang bergantung pada sungai untuk kebutuhan sehari-hari, pertanian, dan perikanan.

“Kembalikan sungai kami seperti dulu. Jangan rusak alam dengan penambangan ilegal di sepanjang aliran sungai,” tulis Akmaluddin dalam unggahannya.

Ia menegaskan bahwa pembiaran terhadap praktik tambang ilegal sama dengan membiarkan kerusakan lingkungan berlangsung secara sistematis. Akmaluddin mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait agar bertindak tegas tanpa kompromi terhadap pelaku perusakan lingkungan.

Baca Juga :  BPHN Dorong Peran Kades dan Lurah Cegah Konflik Sosial Lewat Posbankum di Era KUHP Baru

“Jangan biarkan alam kami hancur perlahan. Sungai ini adalah sumber kehidupan, bukan ladang perusakan,” tegasnya.

Penambangan ilegal di kawasan sungai, terlebih yang berdekatan dengan wilayah TNKS, dinilai sebagai pelanggaran hukum serius. Aktivitas tersebut berpotensi memicu bencana ekologis jangka panjang, seperti banjir bandang, tanah longsor, pendangkalan sungai, hingga hilangnya keanekaragaman hayati.

Masyarakat Kerinci dan Merangin pun berharap pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta otoritas pengelola kawasan konservasi dapat mengambil langkah nyata dan berkelanjutan. Penindakan tegas dinilai mendesak dilakukan demi menyelamatkan lingkungan dan menjaga keberlangsungan sumber daya alam bagi generasi mendatang.

 

Berita Terkait

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji
Penyelundupan 375 Gram Emas Ilegal Digagalkan di Bandara Sultan Thaha Jambi
Warga Muaro Jambi Gagal Umrah Diduga Tertipu Travel
Oknum Kades Ditahan Polisi Terkait Dugaan Korupsi APBDes 2019-2023
Eks Ketua KONI Dituntut 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah
Bareskrim Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Tambang Emas Ilegal dan TPPU
Dua Pelaku Penipuan Emas Palsu di Jambi Ditangkap, Korban Rugi Jutaan Rupiah
KUHAP Baru dan Dana Abadi Korban, Langkah Besar Reformasi Hukum Pidana Indonesia

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00 WIB

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:00 WIB

Penyelundupan 375 Gram Emas Ilegal Digagalkan di Bandara Sultan Thaha Jambi

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:00 WIB

Warga Muaro Jambi Gagal Umrah Diduga Tertipu Travel

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:00 WIB

Oknum Kades Ditahan Polisi Terkait Dugaan Korupsi APBDes 2019-2023

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00 WIB

Eks Ketua KONI Dituntut 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah

Berita Terbaru

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB