Warga Ungkap Kepribadian Dua Remaja Pelaku Pembunuhan Siswa SMP di Lahan Bekas Kampung Gajah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAR, Pribhumi.com — Kasus tewasnya seorang pelajar SMP berinisial ZAAQ menggemparkan warga Desa Margahayu, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Korban diketahui merupakan putra daerah setempat, sementara dua terduga pelaku juga berasal dari lingkungan yang sama.

Kepala Desa Margahayu, Uce Saepurohman, membenarkan bahwa kedua remaja berinisial YA (16) dan AP (17) merupakan warga Kampung Ciduga. Ia menyebut masyarakat sangat terpukul dan tidak menyangka peristiwa tragis tersebut melibatkan anak-anak di bawah umur.

“Kami benar-benar terkejut. Tidak menyangka anak-anak bisa melakukan tindakan seberat ini,” ujar Uce, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga :  Status Tersangka Dicabut, Kasus Guru Honorer SD di Muaro Jambi Diselesaikan Lewat Restorative Justice

Menurutnya, AP diketahui sudah tidak lagi bersekolah meski usianya masih remaja.
Dalam kesehariannya, AP bekerja membantu pemasangan dekorasi acara pernikahan.

Sementara itu, YA dikenal warga memiliki riwayat kenakalan remaja dan sempat dikeluarkan dari sekolah sekitar satu tahun sebelum akhirnya kembali melanjutkan pendidikan.

Sebelumnya, jasad ZAAQ ditemukan warga di area bekas wahana wisata Kampung Gajah Wonderland yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (13/2) malam. Penemuan tersebut bermula saat sekelompok warga melakukan siaran langsung di media sosial.

Baca Juga :  Mengaku Dukun dan Tawarkan Santet Kini Bisa Dipenjara, Ini Ketentuan Pasal 252 KUHP Baru

Hasil penyelidikan aparat kepolisian mengungkap bahwa korban diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan YA dan AP. Berdasarkan keterangan sementara, motif utama diduga dilatarbelakangi persoalan pribadi yang memicu dendam salah satu pelaku terhadap korban.

Kasus ini masih dalam penanganan pihak berwenang untuk proses hukum lebih lanjut, mengingat kedua pelaku masih berstatus anak di bawah umur.

Berita Terkait

Debt Collector di OKU Tewas Ditikam Saat Tarik Kendaraan, Pelaku Menyerahkan Diri
Kasus Kematian Dedi Putra di Jambi Belum Terungkap, Keluarga Desak Polisi Buka Fakta
Uang Palsu Beredar di Hiang Kerinci, Pedagang Resah Minta Polisi Bertindak
Nenek 80 Tahun Dirampok dan Dianiaya di Tanjabtim, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
TNI Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Janji Transparan
Oknum Wartawan di Mojokerto Ditangkap Polisi saat Diduga Memeras Pengacara
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, Bupati Pasang Target Setoran hingga Rp750 Juta
Yusril Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus, Sebut Serangan terhadap Demokrasi

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 15:00 WIB

Debt Collector di OKU Tewas Ditikam Saat Tarik Kendaraan, Pelaku Menyerahkan Diri

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kasus Kematian Dedi Putra di Jambi Belum Terungkap, Keluarga Desak Polisi Buka Fakta

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:33 WIB

Uang Palsu Beredar di Hiang Kerinci, Pedagang Resah Minta Polisi Bertindak

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:00 WIB

Nenek 80 Tahun Dirampok dan Dianiaya di Tanjabtim, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:00 WIB

TNI Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Janji Transparan

Berita Terbaru