Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com — Pemerintah Rusia resmi mengambil langkah strategis dengan menghentikan ekspor bensin mulai 1 April 2026. Kebijakan ini disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Alexander Novak yang juga telah menginstruksikan Kementerian Energi untuk menyiapkan regulasi larangan tersebut.

Mengacu pada laporan Reuters, kebijakan penghentian ekspor ini diproyeksikan berlangsung hingga 31 Juli 2026. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap ketidakstabilan harga minyak mentah global yang dipicu oleh konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah.

Selama ini, Rusia memang kerap memberlakukan pembatasan ekspor bahan bakar, termasuk bensin dan solar. Kebijakan tersebut bertujuan untuk menekan lonjakan harga serta menjaga ketersediaan pasokan energi di dalam negeri.

Baca Juga :  UEA Tutup Kedutaan di Teheran dan Tarik Duta Besar Usai Serangan Rudal Iran

Meski permintaan dari pasar internasional terhadap energi Rusia masih tergolong tinggi, pemerintah memilih untuk memprioritaskan kebutuhan domestik. Stabilitas pasokan dalam negeri dinilai lebih mendesak di tengah dinamika geopolitik global.

Sebelumnya, sejumlah wilayah di Rusia serta kawasan Ukraina yang berada di bawah kontrol Rusia sempat mengalami kelangkaan bahan bakar. Kondisi ini terjadi setelah meningkatnya serangan terhadap fasilitas kilang minyak, bersamaan dengan lonjakan permintaan energi.

Baca Juga :  Gempa 7,5 Guncang Jepang Timur Laut: 30 Warga Terluka, Pemerintah Keluarkan Peringatan Gempa Susulan Besar

Pemerintah Rusia memastikan bahwa kapasitas pengolahan minyak mentah tetap dijaga pada level yang sama seperti tahun sebelumnya. Upaya ini dilakukan guna menjamin distribusi produk energi tetap stabil di pasar domestik.

Berdasarkan data industri, sepanjang tahun lalu Rusia mengekspor hampir 5 juta metrik ton bensin ke berbagai negara. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 117.000 barel per hari, menunjukkan besarnya peran Rusia dalam pasar energi global.

Berita Terkait

Harga Emas Antam Stabil di Rp 2,54 Juta per Gram, Simak Daftar Harga Terbarunya
IHSG Anjlok 1,22%, MBSS Dapat Kontrak Rp6 Triliun dan BUMI Ekspansi ke Australia
The Sacred Riana Ukir Sejarah, Jadi Pesulap Indonesia Pertama Raih Penghargaan Les Mandrakes d’Or
Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova
Dangdut Ditargetkan Diakui UNESCO pada 2027, Kementerian Kebudayaan Mulai Kampanye
Pre-order iPhone Duo Ludes dalam Hitungan Menit, Pengiriman Mundur hingga Januari 2027
AFC Pastikan Piala Asia 2027 Tetap Digelar di Arab Saudi
Kabut Asap Selimuti Singapura, Distribusi Masker N95 Gratis Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Harga Emas Antam Stabil di Rp 2,54 Juta per Gram, Simak Daftar Harga Terbarunya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:25 WIB

IHSG Anjlok 1,22%, MBSS Dapat Kontrak Rp6 Triliun dan BUMI Ekspansi ke Australia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:47 WIB

The Sacred Riana Ukir Sejarah, Jadi Pesulap Indonesia Pertama Raih Penghargaan Les Mandrakes d’Or

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Dangdut Ditargetkan Diakui UNESCO pada 2027, Kementerian Kebudayaan Mulai Kampanye

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Audit Rumah Tasya Farasya Ungkap Besi dan Mutu Beton Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 29 Okt 2026 - 11:03 WIB