Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pyongyang, Pribhumi.com — Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, kembali menunjukkan keseriusan negaranya dalam memperkuat kekuatan militer dengan mengawasi langsung uji coba mesin roket terbaru.

Menurut laporan media resmi Korea Utara yang dikutip AFP, Minggu (29/3/2026), pengujian tersebut merupakan bagian dari program pengembangan persenjataan strategis dalam rencana lima tahun terbaru negara itu. Mesin roket yang diuji menggunakan bahan bakar padat, yang dinilai lebih efisien karena memungkinkan peluncuran rudal dilakukan dengan waktu persiapan yang jauh lebih singkat.

Kantor berita pemerintah, KCNA, menyebut uji coba ini sebagai langkah penting dalam memperkuat sistem pertahanan nasional, meski tidak mengungkapkan detail waktu maupun lokasi pelaksanaannya.

Pengujian ini menjadi yang pertama sejak September tahun lalu yang secara resmi dikonfirmasi. Saat itu, mesin roket yang diuji menghasilkan daya dorong maksimum sekitar 1.971 kilonewton. Dalam pengujian terbaru, daya dorong meningkat signifikan hingga mencapai 2.500 kilonewton.

Baca Juga :  Iran Andalkan Drone dan Ranjau Laut, Ancaman Penutupan Selat Hormuz Bisa Berlangsung Berbulan-bulan

Analis dari Korea Institute for National Unification, Hong Min, menilai peningkatan ini mencerminkan ambisi Korea Utara untuk mengembangkan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang mampu menjangkau target di seluruh dunia.

“Peningkatan daya dorong ini menunjukkan niat kuat untuk memiliki kemampuan serangan global, sekaligus mengatasi sistem pertahanan rudal lawan,” ujarnya.

Foto-foto yang dirilis memperlihatkan Kim Jong Un meninjau langsung komponen mesin, serta momen pengujian saat api besar menyembur dari mesin yang dipasang di darat, menerangi area sekitar dengan cahaya terang.

Analis lain dari Korea Institute for Defense Analyses, Lee Ho-ryung, menyatakan Korea Utara kini diyakini telah menguasai teknologi mesin roket yang cukup untuk menjangkau wilayah Amerika Serikat, bahkan dengan daya dorong yang lebih rendah.

Baca Juga :  Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun di BGN

Menurutnya, fokus berikutnya adalah pengembangan rudal dengan banyak hulu ledak (multiple warheads), yang memungkinkan satu rudal menyerang beberapa target sekaligus dan meningkatkan peluang menembus sistem pertahanan.

“Pengembangan rudal multi-hulu ledak membutuhkan daya dorong lebih besar karena bobotnya. Untuk membuktikan kemampuan ini, Korea Utara masih perlu melakukan uji peluncuran secara langsung,” jelasnya.

Diketahui, uji coba ICBM terakhir Korea Utara dilakukan pada Oktober 2024. Selain mengawasi pengujian mesin roket, Kim Jong Un juga dilaporkan mengunjungi fasilitas pelatihan pasukan khusus, yang menunjukkan kesiapan militer secara menyeluruh.

Berita Terkait

Pemerintah Kucurkan Rp10 Triliun ke BPJS Kesehatan, Pembayaran Klaim RS Dikebut
The Sacred Riana Ukir Sejarah, Jadi Pesulap Indonesia Pertama Raih Penghargaan Les Mandrakes d’Or
Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova
Dangdut Ditargetkan Diakui UNESCO pada 2027, Kementerian Kebudayaan Mulai Kampanye
Pre-order iPhone Duo Ludes dalam Hitungan Menit, Pengiriman Mundur hingga Januari 2027
AFC Pastikan Piala Asia 2027 Tetap Digelar di Arab Saudi
Kabut Asap Selimuti Singapura, Distribusi Masker N95 Gratis Jadi Sorotan
Banjir Bandang dan Longsor di Perbatasan Nepal-Tibet, Korban Tewas Tembus 150 Orang

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp10 Triliun ke BPJS Kesehatan, Pembayaran Klaim RS Dikebut

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:47 WIB

The Sacred Riana Ukir Sejarah, Jadi Pesulap Indonesia Pertama Raih Penghargaan Les Mandrakes d’Or

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Dangdut Ditargetkan Diakui UNESCO pada 2027, Kementerian Kebudayaan Mulai Kampanye

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Pre-order iPhone Duo Ludes dalam Hitungan Menit, Pengiriman Mundur hingga Januari 2027

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Bukan Cuma Rumah Kotor, Ini 4 Faktor yang Mengundang Hama Masuk ke Hunian

Jumat, 30 Okt 2026 - 01:49 WIB