Jakarta, Pribhumi.com – Freezer menjadi tempat andalan untuk menjaga bahan makanan tetap awet dalam waktu lama. Meski begitu, bukan berarti semua bahan makanan aman disimpan tanpa batas waktu. Freezer yang jarang dibersihkan juga bisa membuat makanan berbau, kualitasnya menurun, hingga menimbulkan masalah saat akan dikonsumsi
Suhu freezer umumnya berada di angka -18 derajat Celsius atau lebih rendah. Kondisi ini dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan memperlambat proses kerusakan makanan. Namun, kualitas makanan tetap bisa berubah selama penyimpanan, terutama jika kemasannya terbuka atau tidak diberi label.
Karena itu, pemeriksaan freezer secara berkala penting dilakukan agar bahan makanan tetap tertata dan kualitasnya terjaga. Ada beberapa jenis isi freezer yang perlu segera dihabiskan atau disingkirkan, mulai dari makanan yang tercecer hingga es batu yang sudah menyerap aroma.
Mengutip informasi dari Good Housekeeping yang dipublikasikan pada 17 Oktober, berikut lima hal yang sebaiknya diperiksa saat membersihkan freezer.
1. Makanan Beku yang Tumpah atau Keluar dari Kemasan
Makanan beku yang berserakan di dalam freezer sebaiknya segera dibereskan. Contohnya, kacang polong, buah beri, atau potongan sayuran yang keluar dari kemasannya. Kondisi tersebut dapat membuat freezer kotor dan menyulitkan proses penyimpanan.
Jika bahan makanan masih layak dikonsumsi, pindahkan ke wadah khusus freezer yang bersih dan tertutup rapat. Jangan lupa memberi label nama bahan serta tanggal penyimpanannya agar lebih mudah dipantau.
Sementara itu, bahan makanan yang sudah tidak dibutuhkan sebaiknya segera digunakan atau disingkirkan sesuai kondisinya.
2. Es Batu yang Sudah Lama Disimpan Terbuka
Es batu ternyata juga perlu diperhatikan saat membersihkan freezer. Es yang dibiarkan terbuka dapat menyerap aroma dari makanan lain sehingga memengaruhi rasa dan aroma minuman ketika digunakan.
Selain itu, es batu yang disimpan dalam wadah terbuka lebih mudah terpapar kotoran atau mengalami kontaminasi akibat penanganan yang kurang bersih.
Untuk menjaga kualitasnya, buang es batu yang sudah berbau atau diragukan kebersihannya. Cuci wadah cetakan es sebelum digunakan kembali, lalu simpan es baru dalam kantong atau wadah tertutup yang aman untuk makanan.
3. Bahan Makanan yang Sudah Terlalu Lama Tersimpan
Freezer memang membantu memperpanjang masa penyimpanan makanan, tetapi kualitasnya tidak selalu bertahan selamanya. Bahan makanan yang sudah terlalu lama berada di dalam freezer perlu diperiksa sebelum digunakan.
Perhatikan tanggal penyimpanan, kondisi kemasan, serta petunjuk penyimpanan produk. Makanan yang mengalami freezer burn dapat menunjukkan bercak kering, perubahan warna, atau penumpukan kristal es akibat kehilangan kelembapan. Kondisi ini umumnya memengaruhi rasa dan tekstur, tetapi tidak otomatis berarti makanan tersebut berbahaya.
Namun, jika makanan menunjukkan tanda kerusakan, kemasannya rusak, atau riwayat penyimpanannya tidak jelas, lebih baik tidak mengambil risiko. Makanan yang terus dibekukan pada suhu aman tidak serta-merta menjadi tidak aman hanya karena disimpan lama, meskipun kualitasnya bisa menurun.
Agar bahan makanan tidak menumpuk, buat daftar isi freezer dan prioritaskan bahan yang lebih dahulu disimpan untuk digunakan dalam menu harian.
4. Wadah Makanan yang Isinya Tinggal Sedikit
Wadah yang hampir kosong sering kali memenuhi ruang freezer tanpa disadari. Misalnya, kemasan es krim yang hanya menyisakan sedikit isi atau kantong sayuran beku yang tinggal beberapa potong.
Sebelum membuangnya, periksa apakah makanan tersebut masih layak dan bisa segera dihabiskan. Jika masih bagus, manfaatkan untuk membuat hidangan sederhana atau sajian lainnya.
Menata kembali wadah-wadah yang tersisa juga membantu menjaga freezer tetap rapi. Pastikan makanan tidak disusun terlalu padat agar udara dingin dapat bersirkulasi dengan baik.
5. Makanan Tanpa Label yang Tidak Diketahui Isinya
Pernah menemukan wadah atau kantong berisi makanan beku yang tidak diketahui jenis maupun tanggal penyimpanannya? Kondisi seperti ini sebaiknya tidak diabaikan.
Makanan tanpa label dapat membuat seseorang kesulitan memastikan bahan, usia penyimpanan, serta cara penanganan sebelumnya. Akibatnya, makanan tersebut berisiko terlupakan dan kualitasnya terus menurun.
Biasakan menuliskan nama makanan dan tanggal pembekuan pada setiap kemasan. Gunakan wadah transparan agar isinya mudah dikenali dan kelompokkan bahan makanan berdasarkan jenisnya.
Jika menemukan makanan yang tidak dapat dikenali atau riwayat penyimpanannya benar-benar tidak diketahui, sebaiknya jangan mencicipinya untuk memastikan apakah masih layak. Pilihan yang lebih aman adalah membuangnya.
Rutin Membersihkan Freezer agar Makanan Tidak Terbuang
Membersihkan freezer bukan sekadar membuat tempat penyimpanan terlihat rapi. Kebiasaan ini juga membantu memantau persediaan bahan makanan, mencegah penumpukan barang yang terlupakan, dan mengurangi pemborosan.
Mulailah dengan memeriksa isi freezer secara berkala, menggunakan wadah tertutup, memberi label tanggal penyimpanan, serta menjaga suhu tetap sekitar -18 derajat Celsius. Dengan pengelolaan yang baik, bahan makanan lebih mudah ditemukan dan kualitasnya dapat dipertahankan selama penyimpanan. (Dta)






