Audit Rumah Tasya Farasya Ungkap Besi dan Mutu Beton Tak Sesuai Spesifikasi

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Rumah mewah milik beauty influencer sekaligus pengusaha Tasya Farasya mengalami kerusakan meski baru selesai dibangun. Retakan muncul di sejumlah bagian bangunan yang belum lama rampung tersebut. Pemeriksaan awal oleh kontraktor yang menangani renovasi menemukan beberapa ketidaksesuaian pada elemen konstruksi

Wiryawan Chandra, Direktur Utama sekaligus pemilik PT Chandra Mitra Strukturindo (CMS), menjelaskan bahwa timnya masih mengumpulkan data dan melakukan pemeriksaan teknis untuk mengetahui kondisi bangunan secara menyeluruh. Hasil pemeriksaan itu akan digunakan sebagai acuan dalam menentukan metode perbaikan yang sesuai.

Dalam proses pengecekan, tim menemukan sejumlah perbedaan antara kondisi fisik bangunan dan gambar teknis yang menjadi acuan pembangunan sebelumnya. Temuan tersebut mencakup ukuran serta pemasangan beberapa komponen struktur yang tidak sesuai dengan spesifikasi dalam dokumen konstruksi.

Salah satu ketidaksesuaian ditemukan pada jarak pemasangan besi tulangan. Berdasarkan penjelasan Wiryawan dalam unggahan Instagram Tasya Farasya, jarak yang seharusnya 100 milimeter justru terpasang sekitar 130 milimeter.

Tim juga memeriksa diameter besi yang digunakan pada struktur bangunan. Tulangan utama yang seharusnya berdiameter 16 milimeter tercatat memiliki ukuran sekitar 15,36 milimeter. Sementara itu, besi sengkang yang direncanakan berdiameter 10 milimeter ditemukan berukuran sekitar 7,39 milimeter.

Perbedaan spesifikasi tersebut menjadi bagian dari evaluasi teknis untuk menilai kesesuaian pelaksanaan konstruksi dengan perencanaan awal. Meski demikian, penentuan penyebab kerusakan dan metode penanganannya tetap memerlukan hasil pemeriksaan struktur secara menyeluruh.

Baca Juga :  Cara Aman Mengusir Laba-Laba dari Rumah Tanpa Harus Dibunuh

Temuan lainnya adalah kayu bekisting yang masih tertinggal di beberapa bagian bangunan. Bekisting merupakan cetakan sementara yang digunakan untuk membentuk dan menopang beton ketika proses pengecoran berlangsung. Setelah beton mengeras dan mampu mempertahankan bentuknya, bekisting umumnya perlu dilepas sesuai metode pelaksanaan konstruksi.

Keberadaan material tersebut di sejumlah titik menjadi salah satu hal yang diperiksa oleh tim renovasi. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kualitas beton untuk mengetahui apakah kekuatannya sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam dokumen proyek.

Pengujian beton dilakukan menggunakan metode non-destructive test (NDT), yaitu pemeriksaan yang memungkinkan kondisi material dievaluasi tanpa merusak struktur secara langsung. Dari hasil pengujian yang dipaparkan, terdapat bagian beton yang menunjukkan nilai di bawah mutu K-300 sebagaimana tercantum dalam gambar teknis. Beberapa titik bahkan menunjukkan nilai di kisaran K-250.

Perbedaan mutu beton tersebut perlu ditelaah lebih lanjut untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kondisi dan kemampuan struktur bangunan. Hasil pengujian menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menyusun rencana perbaikan.

Wiryawan menyampaikan bahwa pihaknya berupaya mencari solusi agar rumah Tasya dapat diperbaiki sesuai kebutuhan teknis. Proses investigasi masih menjadi tahapan penting sebelum penanganan kerusakan dilakukan secara menyeluruh.

Baca Juga :  Polusi Udara Berpotensi Merusak Fungsi Ginjal, Kenali Risiko dan Cara Mencegahnya

Persoalan ini menjadi perhatian karena rumah tersebut sebelumnya dibangun dalam waktu yang cukup panjang. Proyek hunian itu mulai dipersiapkan pada 2020 dan pengerjaannya berlangsung sekitar enam tahun hingga akhirnya rampung.

Rumah tersebut dibangun ketika Tasya masih bersama mantan suaminya, Ahmad Assegaf. Setelah keduanya berpisah pada akhir 2025, pengerjaan hunian itu dilanjutkan hingga selesai dalam beberapa bulan berikutnya.

Bangunan dengan empat lantai tersebut dirancang dengan konsep interior yang beragam, termasuk sentuhan modern French. Sejumlah perabot juga dibuat secara khusus untuk menyesuaikan desain dan kebutuhan rumah.

Namun, belum genap setahun setelah selesai dibangun, sejumlah retakan mulai terlihat di berbagai bagian hunian. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya persoalan dalam pelaksanaan konstruksi yang perlu ditelusuri lebih jauh.

Kini, tim kontraktor melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap bagian-bagian yang bermasalah. Tasya juga menyampaikan bahwa retakan berpotensi muncul kembali di lokasi berbeda setelah perbaikan dilakukan, sehingga pemantauan kondisi bangunan menjadi hal yang penting.

Dengan adanya sejumlah temuan teknis, proses renovasi tidak hanya berfokus pada menutup retakan yang terlihat, tetapi juga mengevaluasi kondisi struktur untuk menentukan penanganan yang tepat. Hasil investigasi lanjutan diharapkan dapat membantu memastikan perbaikan dilakukan berdasarkan kondisi nyata bangunan dan kebutuhan keselamatannya. (Dta)

Berita Terkait

5 Pilihan Warna Cat Rumah yang Berpotensi Kurang Menarik bagi Nyamuk, Apa Saja?
iPhone Duo Segera Hadir di Indonesia? Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya
Smiling Depression, Depresi yang Tersembunyi di Balik Senyuman: Kenali 7 Gejalanya
Keramik Lantai Terangkat Bukan Masalah Sepele, Begini Cara Aman Menanganinya
Kidult Economy Jadi Tren, Orang Dewasa Rela Habiskan Rp1 Juta untuk Mainan
Jadwal Lengkap Puasa Sunah Oktober–November 2026: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan Daud
Malware Hirudo Sasar 8 Aplikasi Bank di Indonesia, Pengguna Android Wajib Waspada
Apple Rilis HomePod mini 2, Bawa Chip S10 dan Fitur Siri AI

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Audit Rumah Tasya Farasya Ungkap Besi dan Mutu Beton Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:50 WIB

5 Pilihan Warna Cat Rumah yang Berpotensi Kurang Menarik bagi Nyamuk, Apa Saja?

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:31 WIB

iPhone Duo Segera Hadir di Indonesia? Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Smiling Depression, Depresi yang Tersembunyi di Balik Senyuman: Kenali 7 Gejalanya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Keramik Lantai Terangkat Bukan Masalah Sepele, Begini Cara Aman Menanganinya

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Audit Rumah Tasya Farasya Ungkap Besi dan Mutu Beton Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 29 Okt 2026 - 11:03 WIB