Pembatasan BBM Mulai 1 April 2026, Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi per Kendaraan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Pemerintah dikabarkan akan menerapkan kebijakan baru terkait pengendalian distribusi bahan bakar minyak (BBM) mulai 1 April 2026. Kebijakan ini tertuang dalam surat keputusan BPH Migas Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026 yang ditetapkan pada 30 Maret 2026 dan ditandatangani oleh Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas.

Dalam aturan tersebut, pembelian BBM jenis Pertalite (RON 90) dan Solar akan dibatasi berdasarkan jenis kendaraan. Untuk kendaraan roda empat milik pribadi, pembelian Pertalite maupun Solar dibatasi maksimal 50 liter per hari per kendaraan.

Sementara itu, kendaraan umum roda empat diperbolehkan membeli Solar hingga 80 liter per hari, sedangkan kendaraan roda enam atau lebih dibatasi hingga 200 liter per hari. Adapun kendaraan layanan publik seperti ambulans, mobil jenazah, pemadam kebakaran, dan armada pengangkut sampah dibatasi maksimal 50 liter per hari.

Baca Juga :  Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Tahap Pelimpahan ke Kejaksaan

Selain pembatasan volume, badan usaha penugasan seperti Pertamina diwajibkan mencatat nomor polisi setiap kendaraan yang melakukan pembelian Solar. Perusahaan juga harus menyampaikan laporan pelaksanaan distribusi BBM setiap tiga bulan atau sewaktu-waktu jika dibutuhkan.

Dalam aturan tersebut juga ditegaskan bahwa kelebihan penyaluran BBM dari kuota yang ditentukan tidak akan mendapatkan subsidi atau kompensasi, dan akan dihitung sebagai BBM non-subsidi.

Di sisi lain, kebijakan sebelumnya terkait pengendalian distribusi BBM yang tertuang dalam aturan tahun 2020 resmi dicabut dan tidak lagi berlaku.

Baca Juga :  Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan

Namun, saat dikonfirmasi mengenai keabsahan dokumen tersebut, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas belum memberikan kepastian. Ia hanya menyatakan bahwa keputusan resmi akan diumumkan langsung oleh pemerintah.

“Pemerintah akan mengumumkan. Sabar ya,” ujarnya.

Sementara itu, pemerintah memastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat.

Pertamina juga memastikan belum akan melakukan penyesuaian harga BBM. Saat ini, harga Pertalite masih berada di angka Rp10.000 per liter, sementara Solar (Biosolar) sebesar Rp6.800 per liter.

Berita Terkait

Harga Emas Antam Stabil di Rp 2,54 Juta per Gram, Simak Daftar Harga Terbarunya
IHSG Anjlok 1,22%, MBSS Dapat Kontrak Rp6 Triliun dan BUMI Ekspansi ke Australia
Purbaya Diganti Suahasil, Ekonom Soroti Koordinasi Internal hingga Tantangan Fiskal
Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat
Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan
Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif
39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK
Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Harga Emas Antam Stabil di Rp 2,54 Juta per Gram, Simak Daftar Harga Terbarunya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:25 WIB

IHSG Anjlok 1,22%, MBSS Dapat Kontrak Rp6 Triliun dan BUMI Ekspansi ke Australia

Senin, 14 September 2026 - 19:32 WIB

Purbaya Diganti Suahasil, Ekonom Soroti Koordinasi Internal hingga Tantangan Fiskal

Senin, 22 Juni 2026 - 15:00 WIB

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Bukan Cuma Rumah Kotor, Ini 4 Faktor yang Mengundang Hama Masuk ke Hunian

Jumat, 30 Okt 2026 - 01:49 WIB