Prabowo: Indonesia Kaya SDA dan Sudah Swasembada Pangan, Saatnya Nilai Tambah Dinikmati Rakyat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar berkat kekayaan sumber daya alam yang dimiliki. Berbagai komoditas strategis seperti nikel, tembaga, timah, emas, logam tanah jarang, batu bara, hingga kelapa sawit menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara produsen utama di dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). Menurutnya, posisi Indonesia saat ini semakin kuat karena tidak hanya memiliki kekayaan alam yang melimpah, tetapi juga telah berhasil mencapai swasembada pangan di tengah tantangan ketahanan pangan global yang masih dihadapi banyak negara.

Prabowo menyebut berbagai komoditas unggulan Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan industri dan teknologi modern dunia. Kekayaan mineral strategis yang dimiliki Indonesia menjadi aset besar yang harus dikelola secara optimal demi kepentingan nasional.

Baca Juga :  Jadwal dan Bacaan Takbiran Idul Adha 2026, Lengkap dengan Jenis Takbir

Meski demikian, Presiden mengakui bahwa selama bertahun-tahun manfaat ekonomi dari pengelolaan sumber daya alam belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Sebagian besar nilai tambah dari komoditas nasional masih dinikmati pihak di luar negeri, sementara rakyat Indonesia belum memperoleh manfaat maksimal dari kekayaan yang dimiliki bangsanya sendiri.

Karena itu, pemerintah terus mendorong perubahan fundamental dalam struktur ekonomi nasional. Salah satu langkah utama yang ditempuh adalah memperkuat transformasi ekonomi melalui pengelolaan sumber daya alam yang memberikan nilai tambah lebih besar di dalam negeri.

Baca Juga :  OJK Bidik 75 Persen Perusahaan Tercatat Penuhi Ketentuan Free Float 15 Persen pada Tahun Awal

Prabowo menegaskan transformasi tersebut sejalan dengan prinsip ekonomi Pancasila, yakni sistem ekonomi yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama pembangunan. Dengan memperkuat hilirisasi dan pengolahan sumber daya di dalam negeri, pemerintah berharap manfaat kekayaan alam Indonesia dapat dinikmati secara lebih merata oleh seluruh masyarakat.

Menurutnya, transformasi ekonomi nasional menjadi agenda penting untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi juga mampu menjadi negara yang menghasilkan produk bernilai tambah tinggi dan berdaya saing global.

Pemerintah berkomitmen melanjutkan berbagai kebijakan strategis guna memperkuat kemandirian ekonomi nasional, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta mewujudkan cita-cita pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

 

Berita Terkait

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat
Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan
Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif
39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK
Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP
Ekspor SDA Satu Pintu Resmi Berlaku, Pengusaha Ajukan Enam Masukan untuk Pemerintah
Pasar Mobil China Mulai Jenuh, Penjualan Melambat dan Produsen Beralih ke Ekspor
Harga BBM Non-Subsidi Pertamina per 1 Juni 2026 Resmi Berubah

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:00 WIB

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:00 WIB

39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:02 WIB

Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB