Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Non-Blok dan Perkuat Kemitraan Strategis dengan Amerika Serikat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia merupakan sahabat sejati Amerika Serikat meskipun tetap memegang teguh prinsip politik luar negeri non-blok. Ia menyampaikan bahwa hubungan kedua negara memiliki sejarah panjang yang menjadi fondasi kuat bagi kemitraan saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Business Summit yang digelar di US Chamber of Commerce, Washington DC. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan optimisme terhadap masa depan hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat.

Ia mengingat kembali peran penting Amerika Serikat dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia pada akhir 1940-an. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah nasional yang tidak boleh dilupakan, terutama oleh generasi muda.

Baca Juga :  Jepang Perkenalkan Istilah “Kokushobi” untuk Hari Panas Ekstrem di Atas 40 Derajat Celsius

Presiden juga menekankan bahwa setelah kemerdekaan, Amerika Serikat tetap hadir membantu Indonesia dalam berbagai masa sulit. Ia menilai hubungan kedua negara telah teruji oleh waktu dan berbagai dinamika global.

Kunjungan ke Washington disebut sebagai bentuk komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan Amerika Serikat. Meski berlandaskan prinsip non-blok, Indonesia tetap membuka ruang kerja sama luas dengan berbagai negara besar, termasuk AS.

Ia menjelaskan bahwa sejak awal, politik luar negeri Indonesia mengedepankan sikap saling menghormati terhadap semua kekuatan besar dunia. Dengan pendekatan tersebut, Indonesia berupaya menjadi jembatan dan perantara yang jujur dalam dinamika global.

Baca Juga :  Mantan Anggota DPR RI Ahmad Sahroni laporkan kasus penjarahan rumahnya ke Polisi

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan keinginan untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, bantuan kemanusiaan, hingga perlindungan lingkungan. Ia menilai potensi kolaborasi kedua negara masih sangat besar dan dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.

Menurutnya, Indonesia kini berada dalam fase kebangkitan dan siap memainkan peran yang lebih signifikan dalam percaturan global, termasuk melalui hubungan yang semakin erat dengan Amerika Serikat.

Berita Terkait

Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan
Pemerintah Perkuat Integritas ASN Lewat Program E-Learning Antikorupsi Berbasis Digital
Ribuan Mahasiswa Semarang Gelar Aksi “Reformasi Jilid II”, Sampaikan Lima Tuntutan Rakyat
Pemerintah Pastikan Perlindungan TKW YY Korban Penganiayaan di Malaysia Meski Berangkat Lewat Jalur Nonprosedural
Wako Alfin Terima Yayasan Regen, Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Jadi Fokus Bersama
Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah
Ketua Komisi III DPR Usul Larangan Afiliasi Ormas bagi Anggota Polri Masuk RUU Polri
Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:00 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:00 WIB

Pemerintah Perkuat Integritas ASN Lewat Program E-Learning Antikorupsi Berbasis Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ribuan Mahasiswa Semarang Gelar Aksi “Reformasi Jilid II”, Sampaikan Lima Tuntutan Rakyat

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:41 WIB

Pemerintah Pastikan Perlindungan TKW YY Korban Penganiayaan di Malaysia Meski Berangkat Lewat Jalur Nonprosedural

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:29 WIB

Wako Alfin Terima Yayasan Regen, Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Jadi Fokus Bersama

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB