NATO Pastikan Kondisi Tetap Stabil di Tengah Pernyataan Trump soal Greenland

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com Petinggi militer NATO menegaskan bahwa aliansi pertahanan Atlantik Utara masih berada dalam kondisi solid dan stabil, meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan wacana pengambilalihan Greenland oleh AS. Hingga kini, pernyataan tersebut dinilai belum menimbulkan dampak nyata terhadap kerja sama militer NATO.

Komandan tertinggi pasukan NATO di Eropa, Jenderal Amerika Serikat Alexus Grynkewich, menyatakan bahwa tidak ada perubahan atau gangguan dalam aktivitas militer aliansi akibat pernyataan Trump tersebut. Ia menekankan bahwa NATO tetap fokus menjalankan tugas utamanya dalam menjaga keamanan wilayah anggotanya.

Baca Juga :  Festival Budaya Kerinci 2025 "Balik Kudahin" Harus Keluar dari Jerat “Pamer Kostum”

“Sejauh ini tidak ada pengaruh terhadap tugas militer yang saya jalankan. NATO tetap siap mempertahankan setiap jengkal wilayah aliansi,” ujar Grynkewich kepada awak media saat melakukan kunjungan resmi ke Finlandia, Jumat (9/1/2026).

Menurut Grynkewich, situasi internal NATO masih jauh dari kata genting. Ia menilai aliansi tetap berjalan normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda krisis meskipun muncul pernyataan kontroversial dari Washington.

Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden Trump kembali menyampaikan keinginannya agar Amerika Serikat memiliki kendali atas Greenland, wilayah otonom milik Denmark yang dikenal kaya sumber daya mineral dan memiliki posisi strategis di kawasan Arktik. Bahkan, Trump tidak secara tegas menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga :  Prancis Perketat Dunia Digital: Anak di Bawah 15 Tahun Dilarang Gunakan Media Sosial

Saat ditanya mengenai masa depan NATO tanpa keterlibatan AS, Grynkewich memilih untuk tidak memberikan komentar lebih jauh. Ia menegaskan fokusnya saat ini adalah pada kesiapan pertahanan dan kerja sama antarnegara anggota.

Isu Greenland kembali mencuat dalam beberapa waktu terakhir, terutama setelah meningkatnya dinamika geopolitik global. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dijadwalkan akan menggelar pertemuan dengan pejabat Denmark dan Greenland pada pekan depan untuk membahas sejumlah isu strategis.

Berita Terkait

Dolar AS Tembus Rp17.658, Rupiah Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang China Selatan, Dua Orang Tewas dan Ribuan Dievakuasi
Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global
36 Negara Bentuk Pengadilan Khusus untuk Adili Vladimir Putin
Harga BBM Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah
Michael Carrick Beri Sinyal Segera Jadi Manajer Permanen MU
Liverpool Dibantai Aston Villa 4-2, Suporter Panik!
Produser Indonesia-Australia Bawa Film Horor Indonesia ke Cannes 2026

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

Dolar AS Tembus Rp17.658, Rupiah Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah

Senin, 18 Mei 2026 - 13:00 WIB

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang China Selatan, Dua Orang Tewas dan Ribuan Dievakuasi

Senin, 18 Mei 2026 - 11:00 WIB

Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global

Senin, 18 Mei 2026 - 01:00 WIB

36 Negara Bentuk Pengadilan Khusus untuk Adili Vladimir Putin

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00 WIB

Harga BBM Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB