Dolar AS Tembus Rp17.658, Rupiah Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan Senin pagi, mata uang Negeri Paman Sam tercatat menguat hingga menembus level Rp17.600-an, sekaligus menjadi posisi terlemah rupiah sepanjang sejarah.

Berdasarkan data Bloomberg pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 09.10 WIB, kurs dolar AS berada di angka Rp17.658. Posisi tersebut menunjukkan penguatan sebesar 61 poin atau sekitar 0,35 persen dibanding perdagangan sebelumnya.

Kenaikan tersebut menandai tekanan besar terhadap mata uang rupiah di tengah dinamika ekonomi global dan pergerakan pasar keuangan internasional.

Baca Juga :  Bocah 12 Tahun Meninggal Usai Diserang Hiu di Perairan Sydney

Tidak hanya terhadap rupiah, dolar AS juga tercatat menguat terhadap sejumlah mata uang utama dunia lainnya. Mata uang AS mengalami penguatan terhadap won Korea Selatan, yen Jepang, dolar Kanada, hingga franc Swiss.

Secara rinci, dolar AS naik sekitar 0,57 persen terhadap won Korea Selatan. Kemudian menguat 0,03 persen terhadap yen Jepang.

Baca Juga :  Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Ancaman Krisis Pangan Kian Menguat

Selain itu, dolar AS juga tercatat naik 0,08 persen terhadap dolar Kanada dan menguat 0,06 persen terhadap franc Swiss.

Meski demikian, mata uang AS terpantau sedikit melemah terhadap dolar Hong Kong dengan penurunan tipis sekitar 0,01 persen.

Penguatan dolar AS secara global menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat berdampak terhadap inflasi impor, biaya utang luar negeri, hingga stabilitas ekonomi di berbagai negara berkembang termasuk Indonesia.

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan
Pemerintah Pastikan Perlindungan TKW YY Korban Penganiayaan di Malaysia Meski Berangkat Lewat Jalur Nonprosedural
Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah
Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen
Trump Murka kepada Netanyahu, Serangan Israel ke Lebanon Dinilai Ancam Diplomasi AS-Iran
Sanksi Chip AS Berbalik Arah, Huawei Siapkan Teknologi Setara 1,4 Nanometer
Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh Berjam-jam, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang di Perbatasan
PBB Peringatkan Dunia Hadapi Rekor Suhu Panas Baru hingga 2030, El Nino Diprediksi Menguat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:00 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:41 WIB

Pemerintah Pastikan Perlindungan TKW YY Korban Penganiayaan di Malaysia Meski Berangkat Lewat Jalur Nonprosedural

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Trump Murka kepada Netanyahu, Serangan Israel ke Lebanon Dinilai Ancam Diplomasi AS-Iran

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB