Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh Berjam-jam, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang di Perbatasan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOHOR, Pribhumi.com – Gangguan besar pada sistem imigrasi Malaysia memicu kekacauan di sejumlah pintu masuk negara tersebut. Ribuan pelancong dan pekerja lintas batas harus menghadapi antrean panjang setelah sistem pemeriksaan keimigrasian mengalami gangguan selama beberapa jam.

Insiden yang terjadi pada Kamis pagi (28/5/2026) itu berdampak pada mayoritas pos pemeriksaan imigrasi di seluruh Malaysia. Salah satu lokasi yang paling terdampak adalah perlintasan darat Johor-Singapura yang setiap hari menjadi jalur utama bagi puluhan ribu pekerja dan wisatawan.

Berdasarkan laporan media setempat, gangguan mulai terjadi pada dini hari dan menyebabkan seluruh layanan berbasis komputer tidak dapat digunakan. Akibatnya, petugas terpaksa mengalihkan proses pemeriksaan ke metode manual untuk melayani warga Malaysia maupun pelancong asing.

Kondisi tersebut membuat antrean kendaraan, bus, hingga sepeda motor mengular panjang di sejumlah titik pemeriksaan. Banyak pelancong mengaku terlambat menuju tempat kerja maupun tujuan perjalanan mereka akibat gangguan tersebut.

Baca Juga :  Migrain Sering Kambuh? Kenali Penyebab, Cara Mengatasi, dan Pantangannya

Seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Malaysia menjelaskan bahwa petugas harus dikerahkan secara maksimal untuk membuka loket pemeriksaan manual. Tidak hanya gerbang otomatis yang berhenti beroperasi, sistem pengenalan wajah yang digunakan dalam proses verifikasi identitas juga ikut mengalami gangguan.

Masalah teknis kali ini menjadi insiden kedua dalam kurun waktu sekitar satu bulan. Sebelumnya, gangguan serupa juga sempat terjadi pada April 2026 dan menyebabkan ribuan pengguna jasa imigrasi terlantar selama beberapa jam.

Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Zakaria Shaaban, menjelaskan bahwa gangguan berasal dari pusat data Sistem Imigrasi Malaysia (MyIMMs). Menurutnya, permasalahan tersebut murni disebabkan kendala teknis dan bukan akibat serangan siber.

Ia menyebut sistem MyIMMs yang saat ini digunakan telah beroperasi selama sekitar tiga dekade sehingga potensi gangguan teknis sulit dihindari. Setelah proses perbaikan dilakukan, layanan imigrasi akhirnya dapat kembali berjalan normal.

Baca Juga :  Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Sempat Berbincang Hangat dengan Rocky Gerung dan Syahganda

Pemerintah Malaysia sendiri tengah menyiapkan pengganti MyIMMs melalui pengembangan Sistem Imigrasi Terpadu Nasional (NIISe). Platform digital tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan keimigrasian, mulai dari verifikasi paspor, pemeriksaan visa hingga data pelancong dalam satu sistem yang lebih modern.

NIISe dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada 2028. Hingga sistem baru tersebut siap digunakan, pihak imigrasi mengakui masih ada kemungkinan gangguan serupa kembali terjadi.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Malaysia Saifuddin Nasution Ismail telah meminta pengembang NIISe menyiapkan langkah mitigasi guna memastikan kelancaran layanan menjelang pengoperasian Sistem Transit Cepat (RTS) Johor Bahru-Singapura yang direncanakan mulai beroperasi tahun depan.

Pemerintah Malaysia menegaskan komitmennya untuk meminimalkan risiko gangguan teknis pada sistem baru agar aktivitas perjalanan lintas negara dapat berlangsung lebih lancar dan efisien di masa mendatang.

 

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

PBB Peringatkan Dunia Hadapi Rekor Suhu Panas Baru hingga 2030, El Nino Diprediksi Menguat
Iran Akhiri Pemadaman Internet 88 Hari, Warga Mengaku Seperti “Bebas dari Penjara”
WNI Kini Bisa Masuk Kanada Pakai eTA, Biaya Cuma Rp90 Ribu dan Tanpa Biometrik
AS Bersiap Cetak Uang US$250 dengan Potret Donald Trump
Prabowo dan Macron Bahas Palestina hingga Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis
Derita Gaza Kian Dalam, Warga Palestina Tiga Tahun Gagal Haji dan Tak Bisa Berkurban
Iran Pertimbangkan Pindahkan Uranium Diperkaya ke China di Tengah Tekanan AS
Alex Marquez Cedera Parah, Dipastikan Absen di MotoGP Italia dan Hungaria

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:00 WIB

Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh Berjam-jam, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang di Perbatasan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:00 WIB

PBB Peringatkan Dunia Hadapi Rekor Suhu Panas Baru hingga 2030, El Nino Diprediksi Menguat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:00 WIB

Iran Akhiri Pemadaman Internet 88 Hari, Warga Mengaku Seperti “Bebas dari Penjara”

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

WNI Kini Bisa Masuk Kanada Pakai eTA, Biaya Cuma Rp90 Ribu dan Tanpa Biometrik

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00 WIB

AS Bersiap Cetak Uang US$250 dengan Potret Donald Trump

Berita Terbaru

Tips dan informasi

5 Warna Cat Rumah yang Bikin Suasana Lebih Bahagia dan Nyaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

Kesehatan

Jadwal Tidur Berantakan Bisa Mengancam Kesehatan Jantung

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:00 WIB