Kim Ju Ae, Putri Kim Jong Un, Disorot Dunia: Dari Debut Propaganda hingga Ikon Mode Korea Utara

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com — Kemunculan Kim Ju Ae di hadapan publik sejak 2022 terus menarik perhatian internasional. Putri dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un ini tidak hanya tampil mendampingi sang ayah dalam berbagai agenda penting, tetapi juga dinilai tengah dipersiapkan sebagai figur masa depan negara tersebut.

Debut Ju Ae bermula dari foto yang memperlihatkan dirinya berjalan bersama Kim Jong Un di depan rudal balistik antarbenua. Saat itu, ia masih berusia sekitar sembilan tahun. Sejak kemunculan perdananya, kehadiran Ju Ae semakin intens dalam berbagai kegiatan strategis, mulai dari peluncuran rudal hingga parade militer.

Kini menginjak usia remaja, penampilan Ju Ae mengalami transformasi mencolok. Ia kerap tampil dengan busana formal hingga mewah, seperti mantel elegan, jaket kulit, hingga pakaian rancangan desainer ternama. Gaya tersebut dinilai bukan sekadar pilihan mode, melainkan bagian dari strategi pencitraan politik.

Baca Juga :  Demonstrasi Besar-besaran, Presiden Nepal Ram Chandra Paudel Mundur

Sejumlah analis menyebut bahwa gaya berpakaian Ju Ae kemungkinan besar diatur oleh Departemen Propaganda Korea Utara untuk membangun citra kepemimpinan sejak dini. Dalam beberapa kesempatan, ia bahkan tampil serasi dengan ibunya, Ri Sol Ju, dengan balutan busana formal yang mencerminkan kedewasaan.

Menurut pengamat dari Korea Selatan, penampilan tersebut juga bertujuan menutupi faktor usia Ju Ae yang masih muda. Dengan gaya busana yang matang dan berwibawa, ia diproyeksikan sebagai sosok yang layak memimpin di masa depan.

Fenomena ini bukan hal baru di Korea Utara. Pendiri negara tersebut, Kim Il Sung, pernah dijadikan simbol kuat yang kemudian direplikasi oleh generasi penerusnya. Kim Jong Un sendiri pada awal kepemimpinannya kerap tampil menyerupai sang kakek untuk memperkuat legitimasi.

Selain membangun citra, gaya busana Ju Ae juga mencerminkan status sosial yang sangat berbeda dengan warga biasa. Ia beberapa kali terlihat mengenakan produk fesyen mewah, termasuk rancangan dari Christian Dior yang bernilai puluhan juta rupiah.

Baca Juga :  Doa 10 Malam Terakhir Ramadan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya untuk Meraih Lailatul Qadar

Kontras dengan itu, pemerintah Korea Utara justru memperketat aturan terhadap masyarakat umum melalui undang-undang yang membatasi pengaruh budaya asing. Bahkan, gaya rambut dan pakaian tertentu yang dianggap “non-sosialis” dilarang keras bagi warga biasa.

Meski demikian, pengaruh Ju Ae sebagai figur publik tetap terasa. Di kalangan tertentu, terutama warga kelas atas, muncul tren meniru gaya berpakaian keluarga Kim, mulai dari mantel bulu hingga aksesori mewah.

Fenomena ini menegaskan bahwa di tengah keterbatasan akses informasi global, keluarga penguasa Korea Utara justru menjadi acuan gaya hidup dan simbol status yang kuat. Kini, selain sebagai figur politik masa depan, Kim Ju Ae juga mulai dipandang sebagai ikon mode baru di negara tertutup tersebut.

Berita Terkait

Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan
Pemerintah Pastikan Perlindungan TKW YY Korban Penganiayaan di Malaysia Meski Berangkat Lewat Jalur Nonprosedural
Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah
Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen
Trump Murka kepada Netanyahu, Serangan Israel ke Lebanon Dinilai Ancam Diplomasi AS-Iran
Sanksi Chip AS Berbalik Arah, Huawei Siapkan Teknologi Setara 1,4 Nanometer
Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh Berjam-jam, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang di Perbatasan
PBB Peringatkan Dunia Hadapi Rekor Suhu Panas Baru hingga 2030, El Nino Diprediksi Menguat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:00 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:41 WIB

Pemerintah Pastikan Perlindungan TKW YY Korban Penganiayaan di Malaysia Meski Berangkat Lewat Jalur Nonprosedural

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Trump Murka kepada Netanyahu, Serangan Israel ke Lebanon Dinilai Ancam Diplomasi AS-Iran

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB