Kisah Qin Shi Huang, Kaisar China yang Terobsesi Hidup Abadi Namun Wafat di Usia 49 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com – Nama tercatat dalam sejarah sebagai penguasa pertama yang berhasil menyatukan wilayah China menjadi satu kekaisaran besar. Namun di balik kejayaan dan ambisinya membangun negeri, sang kaisar juga dikenal karena obsesinya terhadap kehidupan abadi.

Ironisnya, penguasa yang begitu ingin hidup selamanya itu justru meninggal dunia sebelum mencapai usia 50 tahun.

Berdasarkan catatan sejarah, Qin Shi Huang lahir sekitar tahun 259 sebelum masehi dengan nama asli Zhao Zheng. Ia merupakan putra Raja Zhuangxiang dari negara Qin, salah satu kerajaan terkuat di wilayah China kuno saat itu.

Pada usia 13 tahun, Zheng resmi naik takhta sebagai penguasa Qin. Berkat kekuatan militer yang besar, kerajaan Qin kemudian berhasil menaklukkan wilayah-wilayah lain dan menyatukan China di bawah satu pemerintahan.

Setelah berhasil mempersatukan negeri, Zheng mengambil gelar Qin Shi Huang yang berarti Kaisar Berdaulat Pertama. Ia meyakini dinastinya akan bertahan hingga ribuan generasi.

Baca Juga :  Tragedi Bocah 12 Tahun di Sukabumi, Polisi Selidiki Kematian dengan Luka Lebam dan Bakar

Sebagai penguasa, Qin Shi Huang melakukan banyak reformasi besar. Ia membentuk sistem pemerintahan terpusat, membagi wilayah kekaisaran ke dalam distrik militer, serta memperkuat birokrasi dan kekuatan militer.

Selain itu, ia juga menetapkan standarisasi di berbagai bidang, mulai dari ukuran timbangan, sistem tulisan, hukum, hingga ukuran poros gerobak agar perdagangan dan administrasi berjalan seragam di seluruh wilayah kekaisaran.

Pada masa pemerintahannya pula pembangunan jalan raya, kanal, dan benteng pertahanan besar dilakukan. Benteng-benteng tersebut kemudian menjadi cikal bakal atau Tembok Besar China.

Di balik keberhasilannya membangun kekaisaran, Qin Shi Huang memiliki ketertarikan besar terhadap dunia mistik, sihir, dan alkimia. Ia percaya ada ramuan tertentu yang mampu membuat manusia hidup abadi.

Karena obsesi tersebut, sang kaisar berkali-kali memerintahkan para tabib, ahli sihir, dan alkemis mencari obat keabadian. Bahkan ia mengirim ekspedisi ke wilayah laut timur yang diyakini menyimpan rahasia kehidupan abadi.

Baca Juga :  12 Destinasi Wisata Populer di Jambi, Dari Situs Sejarah Dunia hingga Surga Alam Tersembunyi

Namun pencarian itu tidak pernah membuahkan hasil.

Pada tahun-tahun terakhir pemerintahannya, Qin Shi Huang mulai kehilangan kepercayaan rakyat. Ia dikenal hidup tertutup dan sangat curiga terhadap orang-orang di sekitarnya. Beberapa upaya pembunuhan terhadap dirinya juga sempat terjadi.

Pada tahun 210 sebelum masehi, Qin Shi Huang meninggal dunia saat melakukan perjalanan inspeksi ke wilayah kekaisarannya. Saat itu usianya baru 49 tahun.

Setelah wafat, jasadnya dimakamkan di kompleks pemakaman raksasa yang dibangun selama puluhan tahun. Kompleks makam tersebut kini dikenal dunia karena keberadaan atau Patung Prajurit Terakota yang dibuat sebagai penjaga sang kaisar di alam keabadian.

Situs makam Qin Shi Huang mulai ditemukan pada tahun 1974 dan kemudian ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh pada 1987.

Hingga kini, Qin Shi Huang tetap dikenang sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah China sekaligus simbol ambisi besar manusia untuk menaklukkan kematian.

Berita Terkait

Gunung Kerinci Masuk Daftar, Ini 7 Gunung Tertinggi di Indonesia
Mengapa Warna Hitam Identik dengan Suasana Duka? Ini Sejarah dan Maknanya
Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik
Dokter Jerman Ini Bongkar Rahasia Pengobatan Dukun di Nusantara, Berujung Riset Ilmiah
Digitalisasi Gagal, Naskah Melayu Tertua Tanjung Tanah Kembali Jadi Sorotan
Seloka sebagai Bukti Peradaban Kuno Kerinci yang Sarat Nilai Budaya
Gelar Haji: Warisan Kolonial atau Tradisi Islam yang Lebih Tua?
Jejak Sejarah Kerinci: Naskah Melayu Kuno Ungkap Asal-usul Indrapura

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 02:00 WIB

Gunung Kerinci Masuk Daftar, Ini 7 Gunung Tertinggi di Indonesia

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kisah Qin Shi Huang, Kaisar China yang Terobsesi Hidup Abadi Namun Wafat di Usia 49 Tahun

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:00 WIB

Mengapa Warna Hitam Identik dengan Suasana Duka? Ini Sejarah dan Maknanya

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:54 WIB

Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:59 WIB

Dokter Jerman Ini Bongkar Rahasia Pengobatan Dukun di Nusantara, Berujung Riset Ilmiah

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Eks Ketua KONI Dituntut 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00 WIB

Infotainment

Pernikahan Mewah Viral, Mahar Rp 2 Miliar hingga BMW Jadi Sorotan

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:00 WIB