Kemnaker Siapkan Magang Nasional 2026, Target 100 Ribu Peserta

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) memastikan program Magang Nasional akan kembali digelar pada semester I tahun 2026. Untuk angkatan keempat ini, pemerintah membidik kuota hingga 100.000 peserta di seluruh Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa pelaksanaan program direncanakan mulai paruh pertama 2026, meski jadwal resmi pendaftaran belum diumumkan. Ia berharap partisipasi perusahaan dan lembaga mitra terus meningkat agar peluang bagi lulusan baru semakin luas.

Menurut Yassierli, Kemnaker juga mendorong setiap perusahaan dan institusi penyelenggara magang untuk memberikan fasilitasi sertifikasi kompetensi. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh sertifikat magang, tetapi juga sertifikasi resmi yang dapat menunjang daya saing di pasar kerja.

Baca Juga :  Lapor SPT via Coretax, Direktorat Jenderal Pajak Teliti Validitas dan Kelengkapan Data Wajib Pajak

Syarat dan Durasi Program
Program Magang Nasional ditujukan khusus bagi lulusan baru perguruan tinggi. Masa magang berlangsung selama enam bulan dengan uang saku yang disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) di lokasi penempatan.

Adapun persyaratan utama pendaftar antara lain:
Lulusan S1 atau D3
Fresh graduate atau maksimal satu tahun setelah kelulusan
Tidak dibatasi usia
Bersedia mengikuti program selama 6 bulan penuh

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Konflik Global dan Sentimen Domestik Jadi Pemicu

Uang Saku Ikut UMP 2026
Pada 2026, besaran uang saku peserta akan menyesuaikan UMP terbaru di masing-masing provinsi. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
DKI Jakarta: Rp 5.729.876
Jawa Barat: Rp 2.317.601
Jawa Tengah: Rp 2.327.386,07
Jawa Timur: Rp 2.446.880
Banten: Rp 3.100.881,40
Sumatera Utara: Rp 3.228.949
Bali: Rp 3.207.459
Kalimantan Timur: Rp 3.762.431
Sulawesi Selatan: Rp 3.921.088
Papua: Rp 4.436.283

Kemnaker optimistis peningkatan insentif dan tambahan mitra industri akan memperbesar peluang lulusan baru untuk mendapatkan pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kompetensi profesional mereka.

Berita Terkait

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat
Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan
Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif
39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK
Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP
Ekspor SDA Satu Pintu Resmi Berlaku, Pengusaha Ajukan Enam Masukan untuk Pemerintah
Pasar Mobil China Mulai Jenuh, Penjualan Melambat dan Produsen Beralih ke Ekspor
Prabowo: Indonesia Kaya SDA dan Sudah Swasembada Pangan, Saatnya Nilai Tambah Dinikmati Rakyat

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:00 WIB

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:00 WIB

39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:02 WIB

Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB