SUNGAI PENUH, Pribhumi.com — Kenaikan tarif angkutan travel dari wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh pasca Lebaran 2026 dipastikan merupakan hasil penyesuaian berbagai faktor operasional, bukan karena lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM).
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci, Juanda Sasmita, mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut diambil setelah melalui rapat bersama antara Dinas Perhubungan dan para pimpinan usaha travel di daerah setempat.
“Penyesuaian tarif dilakukan berdasarkan sejumlah pertimbangan, seperti biaya pemeliharaan kendaraan, kenaikan harga suku cadang, pembatasan pembelian BBM, serta penyesuaian tarif di daerah lain,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa hingga hari kedua penerapan tarif baru, belum ada laporan keluhan dari masyarakat. Bahkan, sejumlah operator travel masih memberikan keringanan berupa diskon sekitar 10 persen bagi kalangan mahasiswa.
Kenaikan tarif ini mulai berlaku sejak 1 April 2026, setelah masa tuslah berakhir pada 31 Maret 2026. Penyesuaian tersebut menjadi bagian dari dinamika sektor transportasi pasca-Lebaran, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang kembali beraktivitas setelah libur panjang.
Secara umum, kenaikan tarif berkisar Rp30 ribu untuk sejumlah rute utama. Salah satu pengusaha travel di Sungai Penuh menyebutkan bahwa meningkatnya biaya operasional menjadi alasan utama perubahan harga.
“Untuk rute Kerinci–Jambi, tarif yang sebelumnya Rp250 ribu kini menjadi Rp280 ribu. Rute lainnya juga mengalami kenaikan dengan kisaran yang hampir sama,” jelasnya.
Berikut daftar tarif terbaru angkutan travel dari Kerinci dan Sungai Penuh ke berbagai kota tujuan:
Jambi: Rp280 ribu
Padang: Rp180 ribu
Pekanbaru: Rp300 ribu
Bukittinggi: Rp230 ribu
Dumai: Rp400 ribu
Palembang: Rp430 ribu
Bengkulu: Rp180 ribu
Para pelaku usaha berharap masyarakat dapat memahami kebijakan tersebut, mengingat tingginya biaya operasional yang harus ditanggung. Meskipun tarif mengalami penyesuaian, mereka menegaskan bahwa kualitas pelayanan kepada penumpang tetap menjadi prioritas utama.











