Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik, Ini Penjelasan Dishub

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH, Pribhumi.com — Kenaikan tarif angkutan travel dari wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh pasca Lebaran 2026 dipastikan merupakan hasil penyesuaian berbagai faktor operasional, bukan karena lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci, Juanda Sasmita, mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut diambil setelah melalui rapat bersama antara Dinas Perhubungan dan para pimpinan usaha travel di daerah setempat.

“Penyesuaian tarif dilakukan berdasarkan sejumlah pertimbangan, seperti biaya pemeliharaan kendaraan, kenaikan harga suku cadang, pembatasan pembelian BBM, serta penyesuaian tarif di daerah lain,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa hingga hari kedua penerapan tarif baru, belum ada laporan keluhan dari masyarakat. Bahkan, sejumlah operator travel masih memberikan keringanan berupa diskon sekitar 10 persen bagi kalangan mahasiswa.

Baca Juga :  Kenali Asam Urat: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegah agar Tidak Semakin Parah

Kenaikan tarif ini mulai berlaku sejak 1 April 2026, setelah masa tuslah berakhir pada 31 Maret 2026. Penyesuaian tersebut menjadi bagian dari dinamika sektor transportasi pasca-Lebaran, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang kembali beraktivitas setelah libur panjang.

Secara umum, kenaikan tarif berkisar Rp30 ribu untuk sejumlah rute utama. Salah satu pengusaha travel di Sungai Penuh menyebutkan bahwa meningkatnya biaya operasional menjadi alasan utama perubahan harga.

Baca Juga :  Putin Kecam Keras Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei

“Untuk rute Kerinci–Jambi, tarif yang sebelumnya Rp250 ribu kini menjadi Rp280 ribu. Rute lainnya juga mengalami kenaikan dengan kisaran yang hampir sama,” jelasnya.

Berikut daftar tarif terbaru angkutan travel dari Kerinci dan Sungai Penuh ke berbagai kota tujuan:

Jambi: Rp280 ribu

Padang: Rp180 ribu

Pekanbaru: Rp300 ribu

Bukittinggi: Rp230 ribu

Dumai: Rp400 ribu

Palembang: Rp430 ribu

Bengkulu: Rp180 ribu

Para pelaku usaha berharap masyarakat dapat memahami kebijakan tersebut, mengingat tingginya biaya operasional yang harus ditanggung. Meskipun tarif mengalami penyesuaian, mereka menegaskan bahwa kualitas pelayanan kepada penumpang tetap menjadi prioritas utama.

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Melonjak, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terancam di Bawah 5 Persen
OJK Cabut Izin Usaha BPR Koperindo Jaya, Bank Resmi Ditutup dan Masuk Proses Likuidasi
Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan
Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 April 2026, Harga Tetap
Pembatasan BBM Mulai 1 April 2026, Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi per Kendaraan
WFH Setiap Jumat Digagas Pemerintah, Strategi Hemat BBM di Tengah Ancaman Krisis Energi
Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas
Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.995 per Dolar AS, Sentimen Global Masih Menekan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:00 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terancam di Bawah 5 Persen

Jumat, 3 April 2026 - 18:39 WIB

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik, Ini Penjelasan Dishub

Jumat, 3 April 2026 - 09:00 WIB

OJK Cabut Izin Usaha BPR Koperindo Jaya, Bank Resmi Ditutup dan Masuk Proses Likuidasi

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Rabu, 1 April 2026 - 19:53 WIB

Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 April 2026, Harga Tetap

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisniss

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik, Ini Penjelasan Dishub

Jumat, 3 Apr 2026 - 18:39 WIB

Budaya dan Wisata

Makna Kerinci sebagai Alam Kunci dalam filosofi Adat

Jumat, 3 Apr 2026 - 17:00 WIB