Prabowo Tegaskan MBG Bukan Hamburkan Anggaran, Dibiayai dari Efisiensi Negara

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara terkait polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut-sebut sebagai pemborosan anggaran negara. Ia membantah keras tudingan tersebut dan menegaskan bahwa program itu justru lahir dari kebijakan penghematan.

Dalam peresmian SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026), Prabowo menyampaikan bahwa MBG didanai dari hasil efisiensi anggaran, bukan dari penambahan beban APBN. Menurutnya, langkah penghematan dilakukan untuk menutup potensi kebocoran anggaran yang selama ini rawan terjadi.

Baca Juga :  Utang Pemerintah Tembus Rp 9.920 Triliun pada Maret 2026, Rasio terhadap PDB Capai 40,75 Persen

Ia menilai, tanpa pengawasan dan efisiensi yang ketat, anggaran negara berisiko terserap untuk kepentingan yang tidak tepat, bahkan membuka celah praktik korupsi. Karena itu, pemerintah memilih memangkas pengeluaran yang dinilai tidak produktif dan mengalihkannya ke program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Presiden juga menyoroti budaya birokrasi yang kerap menghabiskan anggaran untuk kegiatan seremonial dan administratif yang minim manfaat. Ia menyinggung praktik rapat di hotel luar kota, seminar, konferensi, serta kunjungan kerja yang dinilai tidak mendesak.

Baca Juga :  Bahlil: Harga Minyak Tembus US$100, APBN Masih Kuat Tahan Subsidi BBM

Menurutnya, pola belanja seperti itu harus dihentikan agar dana negara dapat difokuskan pada program prioritas, termasuk Makan Bergizi Gratis yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Prabowo menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara digunakan secara efektif dan memberi manfaat nyata bagi rakyat.

Berita Terkait

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat
Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan
Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif
39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK
Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP
Ekspor SDA Satu Pintu Resmi Berlaku, Pengusaha Ajukan Enam Masukan untuk Pemerintah
Pasar Mobil China Mulai Jenuh, Penjualan Melambat dan Produsen Beralih ke Ekspor
Prabowo: Indonesia Kaya SDA dan Sudah Swasembada Pangan, Saatnya Nilai Tambah Dinikmati Rakyat

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:00 WIB

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:00 WIB

39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:02 WIB

Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP

Berita Terbaru