Menbud Fadlizon Sebut Cerita Rakyat Bisa Dihidupkan Melalui Film

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com  – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan bahwa cerita rakyat Indonesia memiliki kedalaman sejarah yang tak kalah dengan kisah dunia dan bisa dihidupkan melalui film.

“Cerita-cerita rakyat kita sudah ada sejak abad ke-11, bahkan lebih tua dari banyak kisah klasik dunia. Inilah kekayaan budaya yang harus terus dihidupkan melalui film,” ujar Menbud dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Dalam Magical Casting Bootcamp film musikal Timun Mas in Wonderland juga menyerukan adanya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekosistem film Indonesia. Menurut data terbaru, penonton film nasional telah mencapai lebih dari 59 orang dengan 70 persen di antaranya memilih film Indonesia. ​​​​​​

Fadli menyampaikan dukungan penuh atas lahirnya karya film musikal anak-anak Indonesia yang mengangkat kisah budaya Nusantara.

Baca Juga :  Naskah Kuno Indrapura Ungkap Sengketa Dua Bangsawan dan Asal-Usul Wilayah Kerinci

Ia juga menekankan pentingnya memperkaya khazanah perfilman nasional melalui film anak-anak yang berkualitas. Ia mencontohkan keberhasilan film animasi Jumbo yang meraih hampir 11 juta penonton, menandakan film segala umur, termasuk film anak-anak, mampu memikat hati publik.

Sebagai bagian dari proses produksi film, Magical Casting Bootcamp menghadirkan peserta anak-anak berbakat dari seluruh Indonesia. Selama empat hari ke depan, 18-21 September 2025, mereka akan mengikuti proses audisi intensif yang mencakup pelatihan akting, menari, dan menyanyi.

Dalam pelatihan ini, anak-anak akan belajar langsung dari para pelaku industri profesional, seperti Darius Sinathrya, Surya Saputra, Irgi Fahrezi, Karisma Bestari, Agung Sentausa, dan Andrei Aksana.

Kurikulum pelatihan meliputi dasar-dasar akting dan film, membaca skenario, penghayatan peran, olah tubuh dan vokal, hingga praktik shooting dan casting.

Baca Juga :  Resmi Diberi Mandat, Safwandi Pimpin Pembentukan Pengurus Hulu Balang Sakti Alam Kerinci

Selama bootcamp, para peserta tidak hanya mengasah keterampilan seni peran, bernyanyi, dan menari, tetapi juga memaknai nilai persahabatan, kerja sama, dan kebanggaan terhadap budaya bangsa.

Mereka akan mengikuti serangkaian pelatihan intensif tersebut sebagai bagian dari proses pencarian talenta untuk membintangi film musikal Timun Mas in Wonderland!.

Sebagai wujud dukungan nyata, Kementerian Kebudayaan telah menggulirkan berbagai program, antara lain Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA) dan Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya (MTN), yang membuka ruang pengembangan terstruktur bagi talenta muda.

Selain itu, kementerian juga berkomitmen mendukung kebijakan produksi dan distribusi film lokal, peningkatan kapasitas pelaku seni, literasi film di sekolah dan komunitas, serta perluasan infrastruktur pertunjukan.

Sumber Berita: ANTARA

Berita Terkait

Makna Kerinci sebagai Alam Kunci dalam filosofi Adat
Obsidian Kerap Disangka “Gigi Petir”, Antara Mitos Lokal dan Fakta Ilmiah
Dana Indonesia Raya 2026 Dibuka, Hibah Kebudayaan Rp 500 Miliar Siap Disalurkan
Kemenyan dalam Tradisi Kerinci: Warisan Leluhur, Aroma Spiritual, dan Manfaat Kesehatan
Makna Mendalam Tradisi Tepung Tawar dalam Budaya Melayu: Simbol Doa, Kesucian, dan Kehormatan
Adat Nyato, Syarak Nyalo: Menjaga Jati Diri di Tengah Arus Zaman
Pesona Air Panas Semurup Kerinci, Fenomena Alam Unik dengan Kisah Mistis
Meriah dan Penuh Makna, Pesta Budaya Sekura Warnai Hari Kedua Lebaran di Lampung Barat

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 15:51 WIB

Obsidian Kerap Disangka “Gigi Petir”, Antara Mitos Lokal dan Fakta Ilmiah

Jumat, 3 April 2026 - 15:00 WIB

Dana Indonesia Raya 2026 Dibuka, Hibah Kebudayaan Rp 500 Miliar Siap Disalurkan

Kamis, 2 April 2026 - 23:59 WIB

Kemenyan dalam Tradisi Kerinci: Warisan Leluhur, Aroma Spiritual, dan Manfaat Kesehatan

Kamis, 2 April 2026 - 17:00 WIB

Makna Mendalam Tradisi Tepung Tawar dalam Budaya Melayu: Simbol Doa, Kesucian, dan Kehormatan

Senin, 30 Maret 2026 - 14:53 WIB

Adat Nyato, Syarak Nyalo: Menjaga Jati Diri di Tengah Arus Zaman

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisniss

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik, Ini Penjelasan Dishub

Jumat, 3 Apr 2026 - 18:39 WIB