Meriah dan Penuh Makna, Pesta Budaya Sekura Warnai Hari Kedua Lebaran di Lampung Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat, Pribhumi.com – Suasana penuh kegembiraan menyelimuti sejumlah ruas jalan di Lampung Barat pada Minggu (22/3/2026). Ribuan warga memadati kawasan untuk merayakan Pesta Budaya Sekura, tradisi khas yang selalu digelar setiap 2 Syawal atau hari kedua Idulfitri.

Perayaan ini bukan sekadar hiburan tahunan, melainkan momen penting bagi masyarakat setempat untuk bersilaturahmi setelah Ramadan sekaligus menjaga warisan budaya yang telah diwariskan turun-temurun.

Sejak pagi hari, berbagai lokasi seperti Padang Dalom dan Way Mengaku di Kecamatan Balik Bukit, hingga wilayah Kenali di Belalau serta Batu Brak, dipenuhi masyarakat. Mereka tidak hanya datang sebagai penonton, tetapi juga turut ambil bagian dalam kemeriahan acara.

Daya tarik utama Sekura terletak pada para pesertanya yang mengenakan topeng. Penutup wajah tersebut membuat identitas para peserta tak dikenali, menciptakan suasana tanpa sekat sosial di mana semua orang membaur dalam kegembiraan.

Baca Juga :  Kemenkeu Tegaskan Isu Menkeu Purbaya Usir Investor Asing adalah Hoaks

Terdapat dua jenis Sekura yang tampil mencolok. Sekura Kamak dikenal dengan penampilan bebas dan jenaka, sering menggunakan kostum unik dari pakaian sederhana hingga aksesoris tak biasa yang mengundang tawa.

Sementara itu, Sekura Betik tampil lebih rapi dan elegan dengan mengenakan kain miwang khas Lampung Barat serta atribut tradisional yang mencerminkan identitas budaya Sekala Bekhak. Perbedaan ini justru menjadi daya tarik tersendiri karena menghadirkan harmoni dalam keberagaman.

Khoi, salah satu peserta dari Batu Brak yang tergabung dalam kelompok Sekura Anker Squad, mengatakan bahwa tradisi ini memiliki nilai penting yang harus dijaga. Ia menegaskan bahwa Sekura bukan hanya hiburan, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat.

Senada dengan itu, Rama, peserta asal Balik Bukit, mengaku telah mengikuti tradisi ini sejak kecil. Ia berharap generasi muda ikut terlibat aktif dalam melestarikan budaya tersebut.

Baca Juga :  Update CPNS 2026: Belum Dibuka, Ini Prediksi Jadwal, Fokus Formasi, dan Waspada Hoaks

Tak hanya masyarakat lokal, perayaan Sekura juga menarik perhatian para perantau yang tengah pulang kampung. Banyak di antaranya sengaja datang untuk menyaksikan langsung kemeriahan yang selama ini hanya dilihat melalui media sosial.

Selain menghibur, Sekura juga sarat nilai filosofis. Tradisi ini mengajarkan kesetaraan, di mana setiap orang dipandang sama tanpa memandang status sosial. Di balik kostum dan topeng yang dikenakan, tersirat pula pesan-pesan sosial yang disampaikan secara kreatif dan tidak menggurui.

Hingga sore hari, suasana tetap ramai dan penuh semangat. Tawa dan kebersamaan terus mengalir, menegaskan bahwa Sekura bukan sekadar tradisi, melainkan bagian penting dari identitas budaya Lampung Barat yang terus hidup dan berkembang.

Berita Terkait

Hafiful Hadi Sunliensyar, Akademisi Muda Kerinci yang Gigih Meneliti Manuskrip dan Warisan Budaya Nusantara
Safwandi, Tokoh Adat dan Media Lokal yang Konsisten Jaga Identitas Budaya Kerinci
Gunung Kerinci Masuk Daftar, Ini 7 Gunung Tertinggi di Indonesia
Kisah Qin Shi Huang, Kaisar China yang Terobsesi Hidup Abadi Namun Wafat di Usia 49 Tahun
Mengapa Warna Hitam Identik dengan Suasana Duka? Ini Sejarah dan Maknanya
Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik
Dokter Jerman Ini Bongkar Rahasia Pengobatan Dukun di Nusantara, Berujung Riset Ilmiah
Digitalisasi Gagal, Naskah Melayu Tertua Tanjung Tanah Kembali Jadi Sorotan

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:51 WIB

Hafiful Hadi Sunliensyar, Akademisi Muda Kerinci yang Gigih Meneliti Manuskrip dan Warisan Budaya Nusantara

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:21 WIB

Safwandi, Tokoh Adat dan Media Lokal yang Konsisten Jaga Identitas Budaya Kerinci

Senin, 11 Mei 2026 - 02:00 WIB

Gunung Kerinci Masuk Daftar, Ini 7 Gunung Tertinggi di Indonesia

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kisah Qin Shi Huang, Kaisar China yang Terobsesi Hidup Abadi Namun Wafat di Usia 49 Tahun

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:00 WIB

Mengapa Warna Hitam Identik dengan Suasana Duka? Ini Sejarah dan Maknanya

Berita Terbaru

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB