Media Massa Dianggap Benteng Terakhir Verifikasi Informasi di Tengah Serbuan Hoaks

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA, Irfan Junaidi, menegaskan bahwa media massa kini memegang peran krusial sebagai penentu kebenaran informasi di tengah banjir konten digital yang kian sulit dibedakan antara fakta dan manipulasi. Ia mengingatkan bahwa publik membutuhkan ruang terpercaya yang mampu menjadi rujukan ketika berhadapan dengan informasi yang meragukan.

Menurut Irfan, maraknya penyebaran hoaks di berbagai platform digital membuat fungsi jurnalistik semakin penting sebagai jangkar yang dapat memberikan kejelasan bagi masyarakat. “Ketika orang bingung apakah sebuah kabar itu benar atau sekadar hoaks, tempat yang semestinya mereka tuju adalah media massa,” ujar Irfan dalam Diskusi Media Allianz Indonesia di Jakarta, Selasa.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Tegaskan Guru Honorer Tidak Diberhentikan pada 2027

Ia menjelaskan bahwa akurasi, objektivitas, dan kemampuan menjaga standar profesi adalah strategi utama bagi media massa untuk tetap relevan. Tantangan ini tidak hanya datang dari derasnya hoaks, tetapi juga dari kondisi ekonomi nasional dan persaingan ketat dengan platform global yang memiliki kemampuan distribusi konten jauh lebih masif.

Irfan menyoroti ketimpangan aturan yang berlaku antara media arus utama dan platform global. Media konvensional wajib mematuhi berbagai regulasi seperti Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta SOP redaksi yang ketat. Sebaliknya, platform sosial global dapat menyebarkan konten tanpa batasan serupa. “Mereka tidak tunduk pada aturan pers ataupun kode etik sebagaimana media,” tegasnya.

Baca Juga :  18 Gubernur Protes Pemotongan Dana Transfer Daerah, Mensesneg: Sudah Dibahas Bersama Menteri Keuangan dan Mendagri

Dalam kesempatan yang sama, Fotografer sekaligus Editor Jawapos.com, Hendra Eka, turut menambahkan bahwa dunia foto jurnalistik juga menghadapi tantangan serius dengan hadirnya teknologi kecerdasan buatan. Ia menyebut bahwa redaksi media telah membangun sistem internal untuk memverifikasi keaslian foto, mulai dari metadata kamera, waktu pengambilan, hingga lokasi pemotretan.

Menurut Hendra, langkah-langkah teknis tersebut menjadi bagian penting dari kode etik jurnalistik guna menjaga integritas karya visual yang dipublikasikan. Ia menilai bahwa media juga memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan literasi masyarakat agar lebih jeli dalam menilai keaslian informasi dan gambar yang beredar.

Berita Terkait

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji
Kemenkeu Tegaskan Isu Menkeu Purbaya Usir Investor Asing adalah Hoaks
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Menkeu Minta Masyarakat Tidak Panik
Kemenag: Hilal Zulhijah 1447 H Sudah Terpenuhi, Idul Adha 2026 Diperkirakan Jatuh 27 Mei
Daftar Provinsi yang Masih Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Mei 2026
Harta Kekayaan Wapres Gibran Capai Rp 27,9 Miliar
Kemensos Perbarui Data Bansos 2026, Ini Aturan Baru dan Cara Cek PKH-BPNT Tahap 2
Kemendikdasmen Tegaskan Guru Honorer Tidak Diberhentikan pada 2027

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00 WIB

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00 WIB

Kemenkeu Tegaskan Isu Menkeu Purbaya Usir Investor Asing adalah Hoaks

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Menkeu Minta Masyarakat Tidak Panik

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:33 WIB

Kemenag: Hilal Zulhijah 1447 H Sudah Terpenuhi, Idul Adha 2026 Diperkirakan Jatuh 27 Mei

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:48 WIB

Daftar Provinsi yang Masih Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Mei 2026

Berita Terbaru

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB