Kemendag Pastikan Pasokan Pangan Nasional Stabil Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Kementerian Perdagangan memastikan pasokan bahan pangan pokok nasional dalam kondisi aman dan terkendali menjelang perayaan Imlek, Ramadan, hingga Idul Fitri 2026. Pemerintah menegaskan tidak ada indikasi kekurangan stok yang dapat mengganggu stabilitas harga di masyarakat.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan, menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan komoditas strategis masih mencukupi. Hal tersebut disampaikan usai Rapat Koordinasi Kesiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 2026 yang digelar di Jakarta.

Baca Juga :  Dr. Endi Putra Raih Andalas Award 2025: Tokoh Kerinci Penggerak Swasembada Pangan

Iqbal menjelaskan, sejumlah komoditas utama seperti telur ayam justru berada dalam kondisi surplus. Pemerintah juga telah menginstruksikan dinas terkait di seluruh daerah untuk segera berkoordinasi apabila ditemukan potensi gangguan distribusi atau penurunan stok di wilayah masing-masing.

“Jika ada dinamika di lapangan, khususnya terkait telur ayam, daerah dapat segera berkomunikasi dengan Kementerian Perdagangan atau asosiasi terkait agar dapat segera ditangani,” ujarnya.

Sementara itu, menanggapi kenaikan harga bawang putih yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, Iqbal memastikan kondisi tersebut bersifat sementara. Ia menyebutkan bahwa proses perizinan impor telah rampung dan pasokan bawang putih dijadwalkan segera masuk ke pasar domestik.

Baca Juga :  Lonjakan Impor Indonesia Awal 2026 Capai US$ 21,20 Miliar

“Stok bawang putih sudah dalam perjalanan dan diperkirakan tiba di pelabuhan dalam waktu dekat. Dengan masuknya pasokan ini, harga diharapkan kembali stabil dan sesuai dengan harga acuan pemerintah,” jelasnya.

Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran distribusi serta stabilitas harga pangan demi memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama periode hari besar keagamaan.

Berita Terkait

Rupiah Melemah ke Rp17.460, Begini Strategi BJ Habibie Pernah Jinakkan Dolar Saat Krisis 1998
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Menkeu Minta Masyarakat Tidak Panik
Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga Kebutuhan Diprediksi Naik dalam Beberapa Bulan
Harga TBS Sawit dan CPO Turun, Kini Tembus Rp3.870 per Kg
Penjualan Mobil April 2026 Melonjak, BYD Tembus Tiga Besar dan Geser Suzuki
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
Program TKM Pemula 2026 Dibuka, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya
Utang Pemerintah Tembus Rp 9.920 Triliun pada Maret 2026, Rasio terhadap PDB Capai 40,75 Persen

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 03:00 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.460, Begini Strategi BJ Habibie Pernah Jinakkan Dolar Saat Krisis 1998

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Menkeu Minta Masyarakat Tidak Panik

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga Kebutuhan Diprediksi Naik dalam Beberapa Bulan

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:00 WIB

Harga TBS Sawit dan CPO Turun, Kini Tembus Rp3.870 per Kg

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:00 WIB

Penjualan Mobil April 2026 Melonjak, BYD Tembus Tiga Besar dan Geser Suzuki

Berita Terbaru

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB