Lonjakan Impor Indonesia Awal 2026 Capai US$ 21,20 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Badan Pusat Statistik melaporkan total nilai impor Indonesia pada Januari 2026 mencapai US$ 21,20 miliar. Angka tersebut meningkat 18,21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Impor sektor migas tercatat sebesar US$ 3,17 miliar atau tumbuh 27,52% secara tahunan. Sementara itu, impor nonmigas mencapai US$ 18,04 miliar, naik 16,71% dibandingkan Januari 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan kenaikan impor tahunan terutama dipicu peningkatan impor nonmigas dengan kontribusi sebesar 14,40%.

Baca Juga :  Layanan Telkomsel di Sejumlah Wilayah Sumatera Mengalami Gangguan Akibat Pemadaman Listrik

Sepanjang Januari 2026, seluruh golongan penggunaan mencatat kenaikan impor secara tahunan. Impor barang konsumsi meningkat 11,81%. Impor bahan baku atau penolong sebagai penyumbang utama naik 14,67% dengan andil 10,61%. Selain itu, impor barang modal melonjak 35,23%.

Berdasarkan negara asal, tiga mitra utama impor Indonesia adalah Tiongkok, Australia, dan Jepang dengan kontribusi gabungan 54,92% terhadap total impor nasional. Impor nonmigas dari Tiongkok mencapai US$ 7,89 miliar, didominasi mesin dan perlengkapan elektrik beserta komponennya dengan pangsa 23,42%, meningkat 49,79% secara tahunan.

Baca Juga :  Rossi Soroti Dominasi Marquez di MotoGP 2026

Impor nonmigas dari Australia tercatat US$ 1,07 miliar, terutama berupa logam mulia dan perhiasan dengan pangsa 47,54% serta pertumbuhan signifikan 634,30% dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, impor nonmigas dari Jepang sebesar US$ 0,95 miliar, didominasi mesin dan peralatan mekanis dengan pangsa 20,68%, namun mengalami penurunan 21,20% secara tahunan.

Berita Terkait

Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP
Ekspor SDA Satu Pintu Resmi Berlaku, Pengusaha Ajukan Enam Masukan untuk Pemerintah
Pasar Mobil China Mulai Jenuh, Penjualan Melambat dan Produsen Beralih ke Ekspor
Prabowo: Indonesia Kaya SDA dan Sudah Swasembada Pangan, Saatnya Nilai Tambah Dinikmati Rakyat
Harga BBM Non-Subsidi Pertamina per 1 Juni 2026 Resmi Berubah
Meta Resmi Luncurkan Facebook, Instagram, dan WhatsApp Berbayar
Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 per Gram, Tembus Rp2,799 Juta pada Akhir Mei 2026
Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ancaman Inflasi dan PHK Massal Mengintai

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:02 WIB

Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:00 WIB

Ekspor SDA Satu Pintu Resmi Berlaku, Pengusaha Ajukan Enam Masukan untuk Pemerintah

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:00 WIB

Pasar Mobil China Mulai Jenuh, Penjualan Melambat dan Produsen Beralih ke Ekspor

Senin, 1 Juni 2026 - 13:37 WIB

Prabowo: Indonesia Kaya SDA dan Sudah Swasembada Pangan, Saatnya Nilai Tambah Dinikmati Rakyat

Senin, 1 Juni 2026 - 07:00 WIB

Harga BBM Non-Subsidi Pertamina per 1 Juni 2026 Resmi Berubah

Berita Terbaru