JK Soroti Kualitas Audio Masjid: Mayoritas Jamaah Datang untuk Mendengar, Tapi Perangkat Masih Bermasalah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Dr. (H.C) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, menyoroti persoalan serius terkait kualitas sistem tata suara di masjid-masjid Indonesia. Ia menyebut, sebagian besar aktivitas jamaah di masjid berkaitan langsung dengan kegiatan mendengarkan, namun ironisnya kualitas audio masih jauh dari ideal.

Dalam kegiatan Pelatihan Akustik Masjid 2026 yang digelar di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan, Minggu (25/1/2026), Jusuf Kalla menjelaskan bahwa sekitar 80 persen kegiatan di masjid berupa ceramah, khutbah, dan pembacaan ayat suci yang mengandalkan sistem suara.

Baca Juga :  Guru Sekolah Dasar Ditemukan Tewas Terikat di Bogor, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan oleh Orang Terdekat

“Jika sebagian besar aktivitasnya mendengar, tetapi sistem audionya tidak tepat, maka esensi ibadah bisa terganggu,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan pengamatan DMI, sekitar 75 persen masjid di Indonesia masih memiliki sistem sound system yang bermasalah, baik dari sisi pemasangan maupun pengoperasian.

Menurut Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu, persoalan utama bukan semata pada peralatan, melainkan pada cara pemasangan yang kurang memperhatikan kaidah akustik. Tidak jarang, pemasangan dilakukan tanpa perencanaan teknis yang matang sehingga volume suara justru berlebihan dan tidak nyaman.

Baca Juga :  Kapolri Mutasi 9 Kapolda, Polda Sumbar hingga Kaltara Berganti Pimpinan

“Sering kali volume dibesarkan tanpa mempertimbangkan kebutuhan. Padahal yang lebih penting adalah kejernihan, bukan kerasnya suara,” jelasnya.

JK menekankan bahwa sistem audio masjid harus disesuaikan dengan ukuran bangunan, kondisi lingkungan sekitar, serta karakter masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa masjid merupakan ruang ibadah yang membutuhkan suasana tenang dan khusyuk.

“Masjid itu tempat ibadah, bukan tempat hiburan. Kesyahduan harus dijaga. Suara yang terlalu keras justru menghilangkan kekhusyukan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Batas Terakhir Cukur Rambut bagi yang Hendak Berkurban Idul Adha 2026
MUI Jelaskan Alasan Hewan Kurban Jantan Lebih Dianjurkan dalam Islam
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji
Kemenkeu Tegaskan Isu Menkeu Purbaya Usir Investor Asing adalah Hoaks
Keutamaan Sedekah Subuh, Lengkap dengan Niat, Doa, dan Cara Mengamalkannya dari Rumah
Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail: Awal Mula Ibadah Kurban dan Takbir Idul Adha
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Menkeu Minta Masyarakat Tidak Panik
Kemenag: Hilal Zulhijah 1447 H Sudah Terpenuhi, Idul Adha 2026 Diperkirakan Jatuh 27 Mei

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:00 WIB

Batas Terakhir Cukur Rambut bagi yang Hendak Berkurban Idul Adha 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:00 WIB

MUI Jelaskan Alasan Hewan Kurban Jantan Lebih Dianjurkan dalam Islam

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00 WIB

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00 WIB

Kemenkeu Tegaskan Isu Menkeu Purbaya Usir Investor Asing adalah Hoaks

Senin, 18 Mei 2026 - 07:00 WIB

Keutamaan Sedekah Subuh, Lengkap dengan Niat, Doa, dan Cara Mengamalkannya dari Rumah

Berita Terbaru

Pendidikan

Beasiswa Garuda 2026 Gelombang 2 Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:00 WIB

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB