Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail: Awal Mula Ibadah Kurban dan Takbir Idul Adha

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS, menjadi salah satu peristiwa paling bersejarah dalam ajaran Islam. Peristiwa tersebut dikenang umat Muslim setiap Hari Raya Idul Adha melalui ibadah kurban dan lantunan takbir.

Dikisahkan, Nabi Ibrahim AS pernah menunjukkan ketaatan luar biasa kepada Allah SWT dengan menyembelih ribuan hewan kurban di jalan-Nya. Saat itu, beliau mengorbankan 1.000 ekor domba, 300 ekor sapi, dan 100 ekor unta.

Pengorbanan besar tersebut membuat banyak orang kagum, termasuk para malaikat. Namun bagi Nabi Ibrahim, semua itu belum berarti dibandingkan cintanya kepada Allah SWT.

Beliau kemudian bernazar, apabila dikaruniai seorang anak laki-laki, maka anak tersebut akan dipersembahkan di jalan Allah.

Waktu berlalu hingga akhirnya Allah SWT mengabulkan doa Nabi Ibrahim dengan lahirnya seorang putra bernama Ismail.

Mimpi yang Menjadi Perintah Allah

Dalam riwayat yang dijelaskan dalam buku Kisah Orang-orang Sabar karya Nasiruddin S.Ag, ketika Nabi Ismail mulai beranjak besar, Nabi Ibrahim mendapat mimpi pada malam 8 Zulhijah.

Dalam mimpinya terdengar seruan agar beliau menunaikan nazarnya. Keesokan harinya Nabi Ibrahim merenungkan mimpi tersebut dan bertanya dalam hati apakah itu benar berasal dari Allah SWT atau hanya godaan setan.

Baca Juga :  Libur Idul Adha 2026 Resmi Ditetapkan, Cek Jadwal Tanggal Merah dan Potensi Long Weekend

Karena peristiwa itulah, tanggal 8 Zulhijah dikenal sebagai Hari Tarwiyah atau hari berpikir dan merenung.

Pada malam berikutnya, 9 Zulhijah, Nabi Ibrahim kembali mendapat mimpi yang sama hingga beliau meyakini bahwa mimpi tersebut merupakan wahyu dari Allah SWT. Hari itu kemudian dikenal sebagai Hari Arafah yang berarti mengetahui.

Malam selanjutnya, perintah dalam mimpi menjadi semakin jelas. Nabi Ibrahim diminta menyembelih putranya sendiri, Ismail.

Keteguhan Hati Nabi Ismail

Dengan hati yang berat, Nabi Ibrahim membawa Ismail menuju Mina sambil membawa tali dan sebilah golok. Sebelum berangkat, beliau meminta istrinya, Hajar, menyiapkan Ismail dengan pakaian terbaik tanpa memberitahu maksud sebenarnya.

Di tengah perjalanan, Iblis berusaha menggoda Nabi Ibrahim, Hajar, dan Ismail agar membatalkan perintah Allah tersebut. Namun ketiganya tetap teguh dalam keimanan.

Ketika Iblis mencoba menakut-nakuti Ismail, putra Nabi Ibrahim itu justru menunjukkan keteguhan hati.

“Demi perintah Allah, aku siap taat,” jawab Ismail.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Dukung Siaran Gratis Piala Dunia 2026 dari TVRI Jambi

Ismail kemudian melempar kerikil ke arah Iblis hingga pergi. Peristiwa itu diyakini menjadi asal mula ritual lempar jumrah dalam ibadah haji.

Sesampainya di Mina, Nabi Ibrahim menyampaikan mimpi yang diterimanya kepada Ismail.

Dengan penuh kesabaran dan keimanan, Nabi Ismail menerima perintah tersebut.

Ismail bahkan meminta agar tangan dan kakinya diikat serta wajahnya ditelungkupkan agar ayahnya tidak merasa iba saat menjalankan perintah Allah.

Allah Gantikan Ismail dengan Domba

Saat Nabi Ibrahim menggerakkan golok ke leher Ismail, golok tersebut tidak mampu melukainya. Bahkan ketika diarahkan ke batu, batu itu justru terbelah dua.

Allah SWT kemudian menunjukkan kebesaran-Nya dengan menggantikan Ismail menggunakan seekor domba sebagai kurban.

Menurut riwayat, Malaikat Jibril datang membawa domba dari surga sambil mengucapkan takbir:

“Allahu Akbar, Allahu Akbar.”

Nabi Ibrahim menjawab:

“Laa ilaaha illallah wallahu akbar.”

Kemudian Nabi Ismail melanjutkan:

“Allahu Akbar walillahil hamd.”

Lafaz takbir itu terus dikumandangkan umat Islam hingga kini setiap Hari Raya Idul Adha sebagai simbol keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS beserta keluarganya.

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

5 Keutamaan Bersiwak dalam Islam, Sunnah Rasulullah yang Menjaga Kebersihan dan Mendatangkan Ridha Allah
10 Ide Olahan Daging Kurban Selain Sate dan Gulai, Enak hingga Praktis untuk Idul Adha
Bolehkah Makan Sebelum Salat Idul Adha? Ini Sunnah Rasulullah SAW yang Jarang Diketahui
Jadwal dan Bacaan Takbiran Idul Adha 2026, Lengkap dengan Jenis Takbir
5 Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban Agar Awet
Pembagian Daging Kurban yang Benar Sesuai Syariat Islam
Libur Idul Adha 2026 Resmi Ditetapkan, Cek Jadwal Tanggal Merah dan Potensi Long Weekend
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Lengkap dengan Niat dan Keutamaannya

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:00 WIB

5 Keutamaan Bersiwak dalam Islam, Sunnah Rasulullah yang Menjaga Kebersihan dan Mendatangkan Ridha Allah

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:00 WIB

10 Ide Olahan Daging Kurban Selain Sate dan Gulai, Enak hingga Praktis untuk Idul Adha

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00 WIB

Bolehkah Makan Sebelum Salat Idul Adha? Ini Sunnah Rasulullah SAW yang Jarang Diketahui

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:00 WIB

Jadwal dan Bacaan Takbiran Idul Adha 2026, Lengkap dengan Jenis Takbir

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:00 WIB

5 Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban Agar Awet

Berita Terbaru