Bolehkah Makan Sebelum Salat Idul Adha? Ini Sunnah Rasulullah SAW yang Jarang Diketahui

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Hari Raya Idul Adha memiliki sejumlah sunnah yang berbeda dibandingkan Idul Fitri. Salah satu yang paling mencolok ialah kebiasaan makan sebelum berangkat melaksanakan salat Id.

Dalam ajaran Islam, Rasulullah SAW mencontohkan agar umat Muslim tidak makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat Idul Adha. Makan dilakukan setelah salat selesai dan setelah kembali ke rumah.

Keterangan tersebut dijelaskan dalam kitab Fikih Sunnah Jilid 2 karya Sayyid Sabiq. Rasulullah SAW disebut menunda makan hingga seluruh rangkaian ibadah Idul Adha selesai dilaksanakan.

Buraidah RA meriwayatkan:

“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak keluar pada hari Idul Fitri hingga beliau makan, sedangkan pada Hari Raya Kurban beliau tidak makan hingga kembali dari mushalla lalu beliau makan dari sembelihannya.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Baca Juga :  Adat Sebagai Fondasi Pemekaran Wilayah: Seruan LAM Kerinci Menjaga Marwah dan Hak Ulayat

Hadis tersebut menunjukkan bahwa pada pagi Idul Adha, umat Islam dianjurkan mendahulukan salat Id sebelum makan. Tradisi ini juga berkaitan dengan ibadah kurban yang menjadi amalan utama pada hari raya tersebut.

Sementara itu, kebiasaan pada Idul Fitri justru berbeda. Rasulullah SAW dianjurkan makan terlebih dahulu sebelum berangkat salat Id. Dalam sebuah riwayat dari Anas RA, Nabi SAW memakan beberapa butir kurma dalam jumlah ganjil sebelum menuju tempat salat.

Perbedaan ini menjadi bagian dari sunnah yang membedakan tata cara dua hari raya besar umat Islam tersebut.

Baca Juga :  Iradat Artinya Berkehendak, Ini Penjelasan dan 20 Sifat Wajib Allah SWT

Selain itu, waktu pelaksanaan salat Idul Adha juga dikenal lebih awal dibandingkan salat Idul Fitri. Dalam buku Seri Fiqih Kehidupan karya Ahmad Sarwat dijelaskan bahwa salat Idul Adha dilaksanakan saat matahari baru naik, sedangkan Idul Fitri dilakukan sedikit lebih siang.

Abdullah bin Bisr RA pernah menegur imam yang datang terlambat ketika salat Id berlangsung. Ia berkata:

“Sesungguhnya ketika kami bersama Nabi SAW, pada saat ini kami telah selesai.” (HR Abu Daud)

Pelaksanaan salat yang lebih awal ini bertujuan agar umat Islam memiliki waktu lebih longgar untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban dan berbagai ibadah lainnya setelah salat Id selesai.

 

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

10 Ide Olahan Daging Kurban Selain Sate dan Gulai, Enak hingga Praktis untuk Idul Adha
Jadwal dan Bacaan Takbiran Idul Adha 2026, Lengkap dengan Jenis Takbir
5 Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban Agar Awet
Pembagian Daging Kurban yang Benar Sesuai Syariat Islam
Libur Idul Adha 2026 Resmi Ditetapkan, Cek Jadwal Tanggal Merah dan Potensi Long Weekend
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Lengkap dengan Niat dan Keutamaannya
Hukum Potong Kuku dan Rambut Sebelum Kurban Idul Adha 2026, Ini Penjelasannya
Doa Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Sunnah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:00 WIB

10 Ide Olahan Daging Kurban Selain Sate dan Gulai, Enak hingga Praktis untuk Idul Adha

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00 WIB

Bolehkah Makan Sebelum Salat Idul Adha? Ini Sunnah Rasulullah SAW yang Jarang Diketahui

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:00 WIB

Jadwal dan Bacaan Takbiran Idul Adha 2026, Lengkap dengan Jenis Takbir

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:00 WIB

5 Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban Agar Awet

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:06 WIB

Pembagian Daging Kurban yang Benar Sesuai Syariat Islam

Berita Terbaru

Jambi

Progres Tol Palembang–Jambi Tembus 82 Persen

Senin, 1 Jun 2026 - 03:00 WIB

Tips dan informasi

5 Warna Cat Rumah yang Bikin Suasana Lebih Bahagia dan Nyaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB