JAMBI, Pribhumi.com – Hari Raya Idul Adha memiliki sejumlah sunnah yang berbeda dibandingkan Idul Fitri. Salah satu yang paling mencolok ialah kebiasaan makan sebelum berangkat melaksanakan salat Id.
Dalam ajaran Islam, Rasulullah SAW mencontohkan agar umat Muslim tidak makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat Idul Adha. Makan dilakukan setelah salat selesai dan setelah kembali ke rumah.
Keterangan tersebut dijelaskan dalam kitab Fikih Sunnah Jilid 2 karya Sayyid Sabiq. Rasulullah SAW disebut menunda makan hingga seluruh rangkaian ibadah Idul Adha selesai dilaksanakan.
Buraidah RA meriwayatkan:
“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak keluar pada hari Idul Fitri hingga beliau makan, sedangkan pada Hari Raya Kurban beliau tidak makan hingga kembali dari mushalla lalu beliau makan dari sembelihannya.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
Hadis tersebut menunjukkan bahwa pada pagi Idul Adha, umat Islam dianjurkan mendahulukan salat Id sebelum makan. Tradisi ini juga berkaitan dengan ibadah kurban yang menjadi amalan utama pada hari raya tersebut.
Sementara itu, kebiasaan pada Idul Fitri justru berbeda. Rasulullah SAW dianjurkan makan terlebih dahulu sebelum berangkat salat Id. Dalam sebuah riwayat dari Anas RA, Nabi SAW memakan beberapa butir kurma dalam jumlah ganjil sebelum menuju tempat salat.
Perbedaan ini menjadi bagian dari sunnah yang membedakan tata cara dua hari raya besar umat Islam tersebut.
Selain itu, waktu pelaksanaan salat Idul Adha juga dikenal lebih awal dibandingkan salat Idul Fitri. Dalam buku Seri Fiqih Kehidupan karya Ahmad Sarwat dijelaskan bahwa salat Idul Adha dilaksanakan saat matahari baru naik, sedangkan Idul Fitri dilakukan sedikit lebih siang.
Abdullah bin Bisr RA pernah menegur imam yang datang terlambat ketika salat Id berlangsung. Ia berkata:
“Sesungguhnya ketika kami bersama Nabi SAW, pada saat ini kami telah selesai.” (HR Abu Daud)
Pelaksanaan salat yang lebih awal ini bertujuan agar umat Islam memiliki waktu lebih longgar untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban dan berbagai ibadah lainnya setelah salat Id selesai.
Editor : Safwandi., Dpt






