Anak 4 Tahun Meninggal di Wahana Istana Balon Sungai Penuh, Diduga Akibat Kelalaian Pengelola

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh, Pribhumi.com Suasana Lapangan Merdeka mendadak berubah mencekam pada Minggu (01/12/2025) malam setelah seorang anak laki-laki berusia Empat tahun, inisial (G), ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam wahana istana balon yang telah selesai beroperasi. Korban ditemukan setelah wahana tersebut dilipat oleh pengelolanya, tanpa mengetahui bahwa masih ada seorang anak di dalamnya.

Menurut informasi dari keluarga, (G) sebelumnya meminta izin kepada orang tuanya untuk bermain usai makan bakso bersama di area lapangan sekitar pukul 20.00 WIB. Namun hingga satu jam berlalu, bocah tersebut tak kunjung kembali. Keluarga pun langsung melakukan pencarian ke seluruh sudut Lapangan Merdeka yang saat itu tengah dipadati warga.

Sang ibu sempat menanyakan kepada pemilik wahana apakah (G) terlihat bermain, tetapi pemilik mengaku tidak melihat keberadaan anak tersebut. Pencarian semakin intensif saat situasi makin mencemaskan.

Baca Juga :  Bantuan Kurban Presiden Prabowo untuk Jambi Disalurkan ke Seluruh Kabupaten dan Kota

Puncak kejadian terjadi sekitar pukul 21.15 WIB ketika kakek korban, Saprudin, kembali meminta pemilik wahana, Patman Jaya, membuka kembali istana balon yang sudah dirapikan. Setelah wahana dibentangkan ulang, keluarga terkejut mendapati tubuh (G) terbaring tak bergerak di dalamnya.

Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit DKT Sungai Penuh. Namun setibanya di fasilitas kesehatan sekitar pukul 21.30 WIB, dokter menyatakan (G) telah meninggal dunia.

Peristiwa mengenaskan ini langsung memicu keprihatinan masyarakat yang berada di lokasi. Banyak orang tua menyesalkan lemahnya pengawasan yang dilakukan pengelola wahana, terlebih karena wahana ditutup tanpa memastikan tidak ada anak yang tertinggal di dalamnya.

Hingga kini keluarga masih dalam suasana duka mendalam. Aparat berwenang diharapkan segera mengambil langkah investigasi untuk mengusut kemungkinan kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang anak.

Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa keselamatan anak harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas permainan, baik oleh orang tua maupun pengelola wahana.

Baca Juga :  Pengemudi Tiba-Tiba Pingsan, Mobil Masuk Sawah di Sungai Liuk Sungai Penuh

Terkait peristiwa ini Kasat Reskrim Polres Kerinci menyampaikan bahwa langkah-langkah penyelidikan telah dilakukan.

“Penyidik telah melakukan pemeriksaan TKP, memasang police line, meminta keterangan saksi-saksi, mengumpulkan dokumen medis awal, serta memeriksa pemilik wahana permainan. Saat ini kasus masih dalam proses pendalaman untuk memastikan apakah terdapat unsur kelalaian atau pidana lainnya,” jelasnya.

Kapolres Kerinci juga menyampaikan imbauan kepada pengelola wahana permainan anak agar lebih memperhatikan aspek keselamatan.

“Kami menyampaikan turut berduka cita atas musibah ini. Kepada seluruh pengelola wahana permainan anak, kami mengingatkan agar menerapkan standar keamanan dan memastikan kondisi arena benar-benar aman sebelum maupun setelah digunakan,” tegas Kapolres.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, dan informasi perkembangan akan disampaikan kemudian oleh Humas Polres Kerinci.

 

Berita Terkait

Mobil Masuk Jurang di Jalur Sungai Penuh–Tapan, Dua Korban Dirawat di Rumah Sakit
Sidang Kasus Dugaan Asusila Anak di Sungai Penuh: Terdakwa Bantah BAP, JPU Siapkan Pemeriksaan Saksi Verbalis
JPU Lawan Putusan PN Sungai Penuh, Kasus Bollard Fahruddin Bergulir ke PT Jambi
Wawako Azhar Hamzah Kukuhkan 56 Pejabat Baru, Dorong Birokrasi Pemkot Sungai Penuh Lebih Inovatif
Ribuan Warga Sungai Penuh Semarakkan Pawai Obor Tahun Baru Islam, Wako Alfin Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani
Polres Kerinci Gelar Presisi Merdeka Run 2026 di Jambi Agustus Mendatang
Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Ditutup Sementara, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Sidang MDR Memanas, Jaksa Ungkap Pengakuan Terdakwa, PH Minta Tes DNA

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Mobil Masuk Jurang di Jalur Sungai Penuh–Tapan, Dua Korban Dirawat di Rumah Sakit

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:04 WIB

Sidang Kasus Dugaan Asusila Anak di Sungai Penuh: Terdakwa Bantah BAP, JPU Siapkan Pemeriksaan Saksi Verbalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00 WIB

JPU Lawan Putusan PN Sungai Penuh, Kasus Bollard Fahruddin Bergulir ke PT Jambi

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:24 WIB

Wawako Azhar Hamzah Kukuhkan 56 Pejabat Baru, Dorong Birokrasi Pemkot Sungai Penuh Lebih Inovatif

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:00 WIB

Ribuan Warga Sungai Penuh Semarakkan Pawai Obor Tahun Baru Islam, Wako Alfin Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB