Beasiswa Garuda 2026 Gelombang 2 Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Kabar baik bagi pelajar Indonesia yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Program Beasiswa Garuda 2026 gelombang 2 dalam waktu dekat akan kembali dibuka untuk jenjang sarjana atau S1.

Melalui program ini, para siswa berprestasi berkesempatan menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi luar negeri dengan dukungan pembiayaan penuh, mulai dari biaya kuliah hingga kebutuhan pendukung selama studi.

Berdasarkan panduan resmi Beasiswa Garuda Sarjana, terdapat sejumlah persyaratan umum yang wajib dipenuhi calon pendaftar.

Peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan dokumen identitas resmi seperti KTP, KK, kartu identitas anak, atau paspor.

Selain itu, pelamar merupakan siswa aktif kelas 12 SMA, SMK, atau MA. Peserta juga diwajibkan termasuk siswa eligible Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang dibuktikan melalui surat keterangan kepala sekolah beserta nilai rapor semester 1 hingga semester 5.

Bagi siswa yang tidak mengikuti SNBP, pihak sekolah dapat menerbitkan surat keterangan tambahan yang menjelaskan bahwa siswa tersebut merupakan peserta berprestasi dan memiliki rencana melanjutkan studi ke luar negeri.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan, LKA Tigo Luhah Semurup Gelar Ziarah Leluhur dan Gotong Royong

Untuk program kuliah luar negeri, calon penerima beasiswa wajib memiliki sertifikat kemampuan bahasa asing yang masih berlaku. Persyaratan bahasa Inggris di antaranya:

IELTS minimal 6,5 dengan tiap band minimal 6,0

TOEFL iBT minimal 80

PTE Academic minimal 58

Sementara itu, untuk negara tujuan dengan bahasa selain Inggris, peserta harus memenuhi standar kemampuan bahasa sesuai negara tujuan, seperti:

Bahasa Prancis minimal level B2

Bahasa Spanyol minimal level B1

Bahasa Mandarin HSK 4 dengan skor minimal 180

Bahasa Jepang minimal JLPT N3

Bahasa Jerman minimal level C1

Khusus program joint degree dan double degree dalam negeri, ketentuan kemampuan bahasa Inggris lebih rendah, yakni:

IELTS minimal 6,0

TOEFL ITP minimal 500

TOEFL iBT minimal 61

PTE Academic minimal 50

Bagi pelamar penyandang disabilitas, terdapat dokumen tambahan yang harus dilampirkan, seperti surat keterangan disabilitas dari fasilitas kesehatan, surat persetujuan orang tua bermeterai, hingga surat permohonan pendampingan sesuai kebutuhan.

Selain itu, seluruh peserta wajib menyertakan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan pemerintah dengan masa berlaku maksimal enam bulan sebelum pendaftaran.

Baca Juga :  Terapis Spa Ditemukan Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Amankan Satu Orang Terduga Pelaku

Peserta juga harus menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran LPDP dan bersedia tidak menerima beasiswa lain dengan komponen pendanaan serupa setelah ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Garuda.

Adapun jadwal pelaksanaan Beasiswa Garuda Sarjana 2026 gelombang 2 meliputi:

Pendaftaran: 25 Mei – 25 Juni 2026

Seleksi administrasi: 25 Juni – 10 Juli 2026

Tes bakat skolastik: 25 – 30 Juli 2026

Pengumuman hasil seleksi administrasi: 5 Agustus 2026

Program Beasiswa Garuda juga memberikan berbagai komponen pembiayaan kepada penerima manfaat.

Pada komponen dana pendidikan, penerima akan memperoleh biaya kuliah, biaya pendaftaran, hingga tunjangan buku.

Sedangkan pada dana pendukung, beasiswa mencakup biaya transportasi, biaya pengurusan visa, asuransi kesehatan, biaya kedatangan, serta biaya hidup bulanan selama menempuh pendidikan.

Informasi lengkap mengenai program ini dapat diakses melalui [Beasiswa Garuda](https://beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id/?utm_source=chatgpt.com). Calon peserta diimbau menyiapkan seluruh dokumen persyaratan sejak dini agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Pentingnya Personal Branding bagi Mahasiswa di Era Digital
Benarkah Minyak Bumi Berasal dari Fosil Dinosaurus? Ini Fakta Sebenarnya
Ombudsman Jambi Klarifikasi Isu Siswa MTs Laboratorium Tak Bisa Ikut Ujian karena Tunggakan SPP
Media Sosial Tak Bisa Gantikan Media Massa, Ini Perbedaan New Media dan Jurnalisme
Guru Honorer Dipastikan Tak Di-PHK, Kemendikdasmen Siapkan Seleksi ASN yang Berpihak
Guru Honorer Diisukan Dihapus 2027
DPR RI Dorong RUU Sisdiknas, Profesi Guru Ditargetkan Setara Dokter dan Insinyur
Kementerian PU Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Brebes, Dukung Akses Sekolah Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:00 WIB

Beasiswa Garuda 2026 Gelombang 2 Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Selasa, 19 Mei 2026 - 05:00 WIB

Pentingnya Personal Branding bagi Mahasiswa di Era Digital

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:00 WIB

Benarkah Minyak Bumi Berasal dari Fosil Dinosaurus? Ini Fakta Sebenarnya

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:00 WIB

Ombudsman Jambi Klarifikasi Isu Siswa MTs Laboratorium Tak Bisa Ikut Ujian karena Tunggakan SPP

Kamis, 14 Mei 2026 - 03:00 WIB

Media Sosial Tak Bisa Gantikan Media Massa, Ini Perbedaan New Media dan Jurnalisme

Berita Terbaru

Pendidikan

Beasiswa Garuda 2026 Gelombang 2 Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:00 WIB

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB