Terapis Spa Ditemukan Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Amankan Satu Orang Terduga Pelaku

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Seorang wanita berinisial SM (23) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Letnan Arsyad, Kota Bekasi. Kepolisian telah mengamankan seorang pria berinisial AR yang diduga terkait dengan kematian korban.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, mengatakan bahwa terduga pelaku ditangkap pada Minggu malam, 11 Januari 2026, sekitar pukul 23.30 WIB.

“Terduga pelaku berinisial AR telah kami amankan,” ujar Ressa saat dikonfirmasi wartawan, Senin (12/1/2026).

Ressa menjelaskan, penangkapan dilakukan di Kampung Sanding RT 019/RW 005, Kelurahan Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten. Hingga saat ini, polisi masih mendalami keterlibatan pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Polemik Buruknya pelayanan di puskesmas Semerap masih Hangat diperbincangkan

Korban diketahui bekerja sebagai terapis spa. Jenazah SM pertama kali ditemukan oleh kerabat korban bersama penjaga kos pada Rabu malam, 7 Januari 2026, sekitar pukul 20.26 WIB.

Penemuan jasad bermula saat keluarga korban mendatangi kos setelah korban tidak dapat dihubungi. Setibanya di lokasi, saksi berinisial AS mencoba mengetuk pintu kamar korban, namun tidak mendapat respons. Keluarga kemudian meminta bantuan pengelola kos berinisial DRH untuk membuka kamar tersebut.

Baca Juga :  Vonis Kasus PJU Kerinci Picu Polemik, Dugaan Keterlibatan DPRD Menghilang dari Putusan

Karena pintu kamar terkunci, pengelola kos menggunakan kunci cadangan. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Ketika pintu dibuka, korban ditemukan telah meninggal dunia di dalam kamar,” jelas Ressa.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan sebuah botol berisi cairan pembersih toilet serta sisa muntahan di dekat tubuh korban.

Temuan tersebut kini menjadi bagian dari barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

 

Berita Terkait

Polemik Yayasan Nurul Quran Kerinci Memanas, Aderman dan Yayasan Beda Versi soal Rapat Perubahan Akta”
Sidang Putusan Perkara MDR Ditunda, PN Sungai Penuh Jadwalkan 26 Agustus
Duplik Terdakwa dan Replik JPU Berseberangan, Perkara MDR Segera Diputus Hakim
Kasus Viral pengeroyokan dan pengerusakan rumahnya Konten Kreator Anisa Desak Polres Kerinci Tetapkan Tersangka
Video Pemeriksaan Jadi Sorotan dalam Sidang Dugaan Asusila Anak di PN Sungai Penuh
Rapat Pembina Yayasan Nurul Qur’an Kerinci Putuskan Berhentikan Tiga Pengurus, Kuasa Hukum Sebut Sesuai AD/ART
Bareskrim Bongkar Markas Judi Online Internasional di Jakarta Barat, 287 WNA Jadi Tersangka
Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S Deyang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Polemik Yayasan Nurul Quran Kerinci Memanas, Aderman dan Yayasan Beda Versi soal Rapat Perubahan Akta”

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Sidang Putusan Perkara MDR Ditunda, PN Sungai Penuh Jadwalkan 26 Agustus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Duplik Terdakwa dan Replik JPU Berseberangan, Perkara MDR Segera Diputus Hakim

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:17 WIB

Kasus Viral pengeroyokan dan pengerusakan rumahnya Konten Kreator Anisa Desak Polres Kerinci Tetapkan Tersangka

Senin, 6 Juli 2026 - 19:00 WIB

Video Pemeriksaan Jadi Sorotan dalam Sidang Dugaan Asusila Anak di PN Sungai Penuh

Berita Terbaru