DPR Sepakati RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Jadi Usul Inisiatif, Siap Dibawa ke Paripurna

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) untuk diajukan sebagai usul inisiatif DPR RI. RUU tersebut dijadwalkan akan dibawa ke rapat paripurna DPR pada Kamis (12/3/2026).

Kesepakatan itu diambil setelah seluruh fraksi di DPR RI menyampaikan pandangan mereka dalam rapat Baleg yang digelar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). Delapan fraksi yang hadir dalam rapat tersebut menyatakan dukungan agar RUU PPRT dilanjutkan ke tahap berikutnya sebagai inisiatif resmi DPR.

Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, dalam rapat tersebut menanyakan kepada seluruh anggota terkait persetujuan untuk melanjutkan pembahasan dua rancangan undang-undang, yakni RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dan RUU tentang Hak Cipta yang telah melalui proses harmonisasi.

Baca Juga :  Dua Pelaku Curas di Koto Keras Ditangkap, Satu Buron Usai Serang Pedagang

“Setelah bersama-sama kita mendengarkan, apakah hasil penyusunan RUU tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dan hasil harmonisasi RUU tentang Hak Cipta dapat diproses sesuai peraturan perundang-undangan?” ujar Bob Hasan dalam rapat tersebut.

Pertanyaan tersebut langsung disetujui oleh para anggota Baleg yang hadir.

Dalam draf RUU PPRT yang dibahas, salah satu poin penting adalah pengaturan mengenai hak-hak pekerja rumah tangga, termasuk hak untuk memperoleh jaminan sosial kesehatan dan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Wakil Ketua Baleg DPR RI, Martin Manurung, menjelaskan bahwa regulasi ini bertujuan memberikan perlindungan yang lebih jelas bagi para pekerja rumah tangga di Indonesia.

Baca Juga :  Kemenkes Putar Voice Note Dokter Internship yang Meninggal di Jambi, Suara Sesak Jadi Sorotan

“Salah satu hak PRT yang diatur dalam RUU ini adalah hak mendapatkan jaminan sosial kesehatan dan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelas Martin.

Selain itu, RUU tersebut juga mengatur mengenai peningkatan kompetensi calon pekerja rumah tangga melalui pendidikan dan pelatihan vokasi. Program pelatihan ini dapat diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun perusahaan penempatan pekerja rumah tangga.

Dengan adanya aturan ini, diharapkan pekerja rumah tangga mendapatkan perlindungan hukum yang lebih kuat sekaligus peningkatan kualitas kerja melalui pelatihan yang memadai.

Berita Terkait

KPK Dalami Dugaan Korupsi Cukai yang Libatkan PT Djarum, Kerugian Negara Ditaksir Triliunan Rupiah
Wacana MBG Masuk Kurikulum Sekolah Tuai Sorotan DPR, Legislator Ingatkan Beban Siswa
ATR/BPN Catat 9,77 Juta Sertifikat Tanah Elektronik, Pemilik Sertifikat Lama Bisa Beralih
Gus Falah Minta Kejaksaan Bubarkan Perusahaan Pelaku Karhutla, 20 Korporasi Jadi Tersangka
Kemenag Targetkan Materi Edukasi LGBTQ Masuk Kurikulum pada Awal Tahun Ajaran 2027
Dokter Ungkap Fakta Penggunaan Oksigen Saat Kabut Asap Karhutla, Ini yang Perlu Diketahui
KPK Usul Harta Tak Dilaporkan Dirampas, Sahroni Ingatkan Potensi Pelanggaran HAM
Kurangi Kemacetan Libur Nataru, Kemenhub Ajukan WFH pada Tiga Tanggal Ini

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:14 WIB

Wacana MBG Masuk Kurikulum Sekolah Tuai Sorotan DPR, Legislator Ingatkan Beban Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:10 WIB

ATR/BPN Catat 9,77 Juta Sertifikat Tanah Elektronik, Pemilik Sertifikat Lama Bisa Beralih

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:10 WIB

Gus Falah Minta Kejaksaan Bubarkan Perusahaan Pelaku Karhutla, 20 Korporasi Jadi Tersangka

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Kemenag Targetkan Materi Edukasi LGBTQ Masuk Kurikulum pada Awal Tahun Ajaran 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Dokter Ungkap Fakta Penggunaan Oksigen Saat Kabut Asap Karhutla, Ini yang Perlu Diketahui

Berita Terbaru